Beranda Nasional SMSI Resmi Siapkan Langkah Jadi Penanggung Jawab HPN

SMSI Resmi Siapkan Langkah Jadi Penanggung Jawab HPN

IMG 20260619 WA0059

JAKARTA – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, mengusulkan agar SMSI diberi kepercayaan menjadi penanggung jawab Hari Pers Nasional (HPN) 2027.

Usulan tersebut disampaikan langsung kepada Ketua Dewan Pers, Prof. Komaruddin Hidayat, dalam acara Malam Anugerah SMSI 2026 yang berlangsung di Hall Dewan Pers, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Di hadapan para tokoh pers nasional dan tamu undangan, Firdaus menyampaikan bahwa SMSI dalam waktu dekat akan mengirimkan surat resmi kepada Dewan Pers sebagai bentuk keseriusan organisasi tersebut untuk mengambil peran dalam penyelenggaraan HPN mendatang.

Menurut Firdaus, pelaksanaan Hari Pers Nasional seharusnya memberikan ruang yang sama bagi seluruh organisasi konstituen Dewan Pers.

Ia menilai sistem penunjukan penanggung jawab perlu dilakukan secara bergiliran agar tercipta rasa keadilan dan kebersamaan di lingkungan pers nasional.

“SMSI akan segera menyampaikan surat resmi kepada Dewan Pers. Kami berharap mendapat kesempatan untuk menjadi penanggung jawab Hari Pers Nasional yang akan datang,” ujar Firdaus.

Dia menegaskan bahwa usulan tersebut bukanlah bentuk keinginan untuk mendominasi penyelenggaraan HPN.

Sebaliknya, SMSI ingin mendorong terciptanya prinsip kesetaraan bagi seluruh organisasi yang berada di bawah naungan konstituen Dewan Pers.

Firdaus menyebut sejumlah organisasi seperti Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), SMSI, serta organisasi lainnya memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kesempatan menjadi penanggung jawab Hari Pers Nasional.

Menurutnya, semangat kebersamaan dan keadilan harus menjadi fondasi dalam pelaksanaan agenda besar insan pers tersebut.

Dalam kesempatan itu, Firdaus juga berharap PWI dapat memberikan dukungan terhadap langkah SMSI untuk mengambil peran pada HPN 2027.

Dirinya menilai Hari Pers Nasional merupakan warisan penting dunia jurnalistik yang harus dijaga keberlanjutannya oleh seluruh elemen pers secara bersama-sama.

Selain menyampaikan usulan terkait HPN, Firdaus juga menjelaskan tujuan penyelenggaraan Malam Anugerah SMSI 2026.

Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk penghargaan kepada tokoh pemerintah maupun masyarakat yang dinilai memiliki kontribusi dalam menjaga dan memperkuat kemerdekaan pers di Indonesia.

Proses penentuan penerima penghargaan dilakukan melalui seleksi berlapis.

Sebanyak 61 nama yang diusulkan oleh pengurus SMSI tingkat kabupaten, kota, dan provinsi dari berbagai daerah disaring menjadi 32 kandidat terbaik.

Selanjutnya, dewan juri menetapkan 16 tokoh penerima penghargaan.
Penjurian dilakukan di bawah koordinasi Sekretaris Dewan Juri, Prof. Taufik, dengan pengawasan Ketua Dewan Pakar SMSI, Prof. Yudi Krisnandi.

Dari total 16 penerima penghargaan tersebut, tiga tokoh terbaik akan masuk dalam nominasi penerima Pin Emas SMSI yang direncanakan diberikan pada peringatan Hari Pers Nasional mendatang.

Firdaus menegaskan bahwa Hari Pers Nasional bukan sekadar seremoni tahunan bagi insan media.

Lebih dari itu, HPN harus menjadi momentum mempererat persatuan, memperkuat kolaborasi, serta membangun rasa setara di antara seluruh organisasi konstituen Dewan Pers.

“Semangat yang ingin kami bangun adalah kesetaraan dan keadilan bagi seluruh konstituen. Semua harus mendapat kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam penyelenggaraan Hari Pers Nasional,” tegasnya.

Malam Anugerah SMSI 2026 turut dihadiri Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat, jajaran pengurus pusat SMSI, para penerima penghargaan, serta insan pers dari berbagai wilayah Indonesia. (dpw)