LAMONGAN – Menjelang peresmian 20 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), suasana Aula Makodim 0812/Lamongan dipenuhi semangat kolaborasi.
Para Babinsa dan kepala desa dari seluruh wilayah berkumpul untuk menyatukan langkah dalam mengawal program strategis pemerintah tersebut.
Komandan Kodim 0812/Lamongan, Deni Suryo Anggo Digdo, menegaskan bahwa keberhasilan koperasi sangat bergantung pada kualitas pengurus yang dipilih.
Ia mengingatkan agar proses rekrutmen dilakukan secara terbuka dan bebas dari kepentingan pribadi.
“Program ini bertujuan memperkuat ekonomi desa. Karena itu, pengurus harus dipilih dengan cermat jujur, kompeten, dan benar-benar mau bekerja untuk masyarakat,” tegasnya, Rabu (29/4/2026).
Tak hanya memberi arahan, Dandim juga meminta Babinsa untuk terlibat aktif sejak tahap awal, mulai dari sosialisasi hingga pembentukan struktur organisasi koperasi.
Dia menekankan pentingnya transparansi dalam setiap tahapan, termasuk membuka ruang partisipasi bagi pemuda, perempuan, serta pelaku UMKM.
“Babinsa harus jadi pengawas di lapangan. Pastikan tidak ada titipan atau kepentingan tertentu. Semua harus kembali pada kepentingan rakyat,” tambahnya.
Dalam sesi dialog, sejumlah kepala desa menyampaikan berbagai tantangan, mulai dari rendahnya pemahaman masyarakat tentang koperasi hingga kekhawatiran terkait pengelolaan keuangan.
Menanggapi hal itu, solusi konkret pun ditawarkan, termasuk rencana pelatihan manajemen bagi pengurus yang nantinya terpilih.
Salah satu kepala desa mengaku semakin optimistis setelah mendapatkan arahan langsung.
Dirinya menilai kejelasan mekanisme akan memudahkan pelaksanaan di lapangan.
“Sekarang lebih jelas. Kami siap bersinergi dengan Babinsa agar KDKMP benar-benar menjadi penggerak ekonomi, bukan sekadar formalitas,” ujarnya.
Menutup kegiatan, Dandim kembali mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan komitmen bersama dalam mengawal program hingga tuntas.
Menurutnya, jika koperasi berjalan optimal, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat.
“Kalau koperasi ini berhasil, kesejahteraan warga meningkat. Desa kuat, negara pun ikut kuat,” pungkasnya.
Dengan sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, Kodim 0812/Lamongan optimistis kehadiran KDKMP akan menjadi fondasi baru dalam membangun ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. (as)
























