Beranda Daerah Pasokan BBM Aman Hingga Akhir Tahun, Bali Tetap Kondusif

Pasokan BBM Aman Hingga Akhir Tahun, Bali Tetap Kondusif

IMG 20260429 WA0026

DENPASAR – Pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Bali diperketat.

Langkah ini merupakan hasil sinergi antara Hiswana Migas Bali dan Polda Bali guna memastikan stabilitas energi tetap terjaga di tengah dinamika global.

Dalam pertemuan strategis yang digelar di Denpasar, Rabu (29/4/2026), isu distribusi energi menjadi perhatian utama.

Aparat dan pelaku usaha sepakat meningkatkan koordinasi demi menjaga kelancaran pasokan di Pulau Dewata.

Dir Intelkam Polda Bali, Andy Ervyn, menegaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan situasi, baik nasional maupun internasional, yang berpotensi memengaruhi stabilitas daerah.

“Kami melakukan pengawasan intensif di lapangan, termasuk mengantisipasi potensi gangguan yang bisa memicu ketidakstabilan,” ujarnya.

Dia mengingatkan, sejumlah daerah di luar Bali masih menghadapi potensi gejolak.

Oleh karena itu, Bali diminta tetap waspada, terutama dalam menjaga distribusi energi yang menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi.

Sementara itu, Dewa Putu Ananta Wijaya menekankan pentingnya integritas dan kekompakan seluruh pelaku usaha dalam menjaga distribusi BBM dan LPG agar tetap berjalan sesuai aturan.

Dari sisi penyedia energi, PT Pertamina Patra Niaga melalui Endo Eko Satryo mengungkapkan bahwa pasokan BBM di Bali sempat terdampak dinamika geopolitik global pada awal April. Namun, kondisi tersebut kini telah kembali stabil.

“Memasuki Mei, stok BBM dan LPG dalam kondisi aman. Kami optimistis kestabilan ini bisa dipertahankan hingga akhir tahun,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya penyaluran BBM subsidi yang tepat sasaran. Menurutnya, pengawasan harus diperketat agar tidak terjadi penyimpangan di lapangan.

Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat koordinasi lintas sektor. Dengan kolaborasi yang semakin solid antara aparat dan pelaku usaha, distribusi energi di Bali diharapkan tetap terkendali, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman. (Tim Sembilan)