Beranda Daerah Ini Fasilitas Baru Alun-alun Bojonegoro Yang Bikin Warga Makin Betah

Ini Fasilitas Baru Alun-alun Bojonegoro Yang Bikin Warga Makin Betah

IMG 20260908 WA0014

BOJONEGORO – Wajah baru Alun-Alun Bojonegoro mulai dipersiapkan.

Penataan ruang publik ikonik di pusat kota tersebut terus berjalan melalui proyek rehabilitasi yang dilakukan secara bertahap.

Pada tahap pertama tahun 2026, pekerjaan difokuskan pada sisi utara alun-alun.

Sementara penataan sisi selatan direncanakan masuk tahap kedua dan dilanjutkan pada 2027.

Area sisi utara yang direhabilitasi memiliki luas sekitar 43.130 meter persegi.

Dari kawasan tersebut, sekitar 18.073 meter persegi disiapkan sebagai ruang terbuka hijau (RTH).

Tak hanya mempercantik kawasan, penataan ini juga membawa sejumlah fasilitas baru yang dirancang untuk mendukung aktivitas masyarakat.

Setidaknya terdapat delapan fasilitas publik yang akan melengkapi kawasan alun-alun.

Salah satunya berupa panggung dan kantin yang dirancang dengan konsep dua lantai semi-basement.

Area tersebut nantinya menyediakan 16 kios yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Fasilitas rekreasi juga menjadi bagian penting dari konsep baru alun-alun.

Di dalam kawasan tersebut akan tersedia gym outdoor, taman air atau water playground, dua area playground, serta area senam.

Selain itu, shelter atau tempat duduk akan disediakan di bagian barat laut untuk memberikan ruang bagi masyarakat yang ingin bersantai menikmati suasana kawasan.

Aspek kenyamanan pengunjung juga mendapat perhatian.

Fasilitas toilet umum akan dilengkapi dengan 7 toilet pria, 11 urinoir, dan 14 toilet wanita.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PKP CK) Kabupaten Bojonegoro, Satito Hadi, mengatakan pengerjaan tahap pertama tahun ini memang difokuskan pada sisi utara.

“Tahap I di 2026 ini sisi utara saja. Jadi diharapkan alun-alun akan jadi ruang publik bagi masyarakat semua. Rencananya ada ruang bermain dan taman air atau water playground,” ujar Satito.

Menurutnya, ruang publik memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat perkotaan.

Fungsinya bukan hanya sebagai tempat berkumpul, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial, olahraga, rekreasi hingga wadah ekspresi seni dan budaya.

Keberadaan ruang publik yang tertata juga dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Karena itu, penataan Alun-Alun Bojonegoro diharapkan tidak hanya menghadirkan kawasan yang lebih nyaman, tetapi sekaligus mendukung keberadaan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

Dengan konsep tersebut, Alun-Alun Bojonegoro nantinya diharapkan menjadi ruang publik yang lebih inklusif dan menarik bagi berbagai kalangan.

Kehadiran fasilitas rekreasi, ruang hijau, area olahraga hingga kios UMKM juga diharapkan mampu membuat kawasan ini menjadi salah satu pusat aktivitas warga sekaligus memperkuat identitas Kota Bojonegoro. (aj)