BOJONEGORO – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda asal Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Aqila Ayu Prasetya Utama, siswi kelas V Madrasah Ibtidaiyah (MI) Gaya Baru Sidorejo, sukses meraih Juara II kategori PI Pra Usia Dini dalam ajang Unigoro Pencak Silat Competition 2026.
Kejuaraan yang berlangsung di Hall Suyitno Universitas Bojonegoro pada 15–16 Juli 2026 itu mengusung tema “Menjunjung Sportivitas, Mengukir Prestasi, dan Melestarikan Budaya Bangsa.”
Kompetisi tersebut menjadi ajang bergengsi yang mempertemukan pesilat dari berbagai perguruan di Kabupaten Bojonegoro, mulai tingkat pelajar, mahasiswa hingga kategori umum.
Di tengah persaingan yang ketat, Aqila mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Penampilan penuh semangat dan disiplin mengantarkannya berdiri di podium sebagai peraih Juara II, sekaligus mengharumkan nama MI Gaya Baru Sidorejo dan Kecamatan Kedungadem.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa atlet-atlet usia dini dari Kedungadem memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi apabila terus mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan.
Selain menjadi cabang olahraga prestasi, pencak silat juga merupakan warisan budaya Indonesia yang sarat dengan nilai-nilai luhur.
Melalui olahraga ini, para atlet tidak hanya dilatih kemampuan teknik bertanding, tetapi juga dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, berkarakter, sportif, serta menjunjung tinggi rasa hormat kepada sesama.
Unigoro Pencak Silat Competition 2026 juga menjadi wadah penting untuk mempererat persaudaraan antarpesilat, memperluas pengalaman bertanding, sekaligus menjaring bibit-bibit atlet potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama Bojonegoro pada berbagai kejuaraan di masa mendatang.
Ketua IPSI Kecamatan Kedungadem, Verio Afana, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Aqila.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan penuh keluarga.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan selamat kepada Aqila Ayu Prasetya Utama yang kembali mengharumkan nama Kecamatan Kedungadem dengan meraih Juara II pada Unigoro Pencak Silat Competition 2026. Prestasi ini adalah hasil kerja keras atlet, pelatih dan dukungan orang tua. Semoga menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih, berprestasi, serta membawa nama baik Kedungadem di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Verio.
Keberhasilan Aqila diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan bakat di bidang olahraga, khususnya pencak silat.
Dengan pembinaan yang konsisten dan semangat berlatih yang tinggi, bukan tidak mungkin akan lahir lebih banyak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Bojonegoro di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. (aj)

























