BOJONEGORO – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kembali mendapat pengakuan di tingkat provinsi.
Pemkab Bojonegoro berhasil meraih penghargaan sebagai Terbaik 2 Kategori Pemerintah Daerah dengan Dukungan APBD Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tertinggi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan dalam pembukaan Expo Konstruksi Jatim 2026 yang berlangsung di Exhibition Hall Grand City Surabaya, Selasa (9/6/2026).
Penghargaan diterima langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono.
Prestasi ini menjadi bukti konkret bahwa pembangunan di Bojonegoro tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak dan sehat.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memberikan apresiasi atas konsistensi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mendukung program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni.
Menurutnya, dukungan anggaran daerah yang kuat menjadi faktor penting dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi keluarga berpenghasilan rendah.
Keberhasilan tersebut menunjukkan keseriusan Pemkab Bojonegoro dalam mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk program-program yang berdampak langsung terhadap pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup warga.
Di bawah kepemimpinan Bupati Setyo Wahono, pembangunan sektor perumahan terus menjadi salah satu prioritas.
Program RTLH dinilai mampu memberikan manfaat nyata karena tidak hanya memperbaiki kondisi rumah warga, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan nyaman untuk ditinggali.
Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi bagi Pemkab Bojonegoro untuk terus memperluas cakupan program RTLH agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses terhadap hunian layak.
Pemerintah daerah juga berkomitmen menjaga tata kelola anggaran yang efektif, transparan, dan tepat sasaran sehingga manfaat program dapat dirasakan secara merata.
Dengan capaian tersebut, Bojonegoro semakin menegaskan posisinya sebagai daerah yang konsisten menghadirkan kebijakan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warga secara berkelanjutan. (Pro/aj)

























