Beranda Daerah Dinpora Bojonegoro Cetak Talenta MC Muda, Dita Jadi Buktinya

Dinpora Bojonegoro Cetak Talenta MC Muda, Dita Jadi Buktinya

IMG 20260723 WA0059

BOJONEGORO – Program pengembangan kapasitas generasi muda yang digagas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) kembali membuahkan hasil membanggakan.

Salah satu kisah sukses datang dari Dita Nisaul Hidayah, alumni Bootcamp Master of Ceremony (MC) Dinpora Bojonegoro 2025, yang kini aktif membawakan berbagai acara resmi, termasuk kegiatan pemerintah dan Bank Indonesia.

Perempuan asal Desa Bulaklo, Kecamatan Balen, itu menjadi contoh bagaimana pelatihan yang tepat mampu membuka peluang karier sekaligus meningkatkan rasa percaya diri generasi muda.

Ketertarikan Dita pada dunia public speaking sebenarnya telah tumbuh sejak menempuh pendidikan di Program Studi Sosiologi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya.

Selama menjadi mahasiswa, ia aktif di berbagai organisasi kampus dan kerap dipercaya menjadi pembawa acara dalam berbagai kegiatan akademik maupun organisasi.

Namun, menurut Dita, kemampuan yang dimilikinya semakin berkembang setelah mengikuti Bootcamp MC Dinpora Bojonegoro pada tahun 2025.

Pelatihan tersebut menghadirkan praktisi MC profesional Ossa Adnan sebagai mentor.

Para peserta tidak hanya mendapatkan materi teori mengenai teknik menjadi pembawa acara, tetapi juga memperoleh kesempatan praktik secara langsung hingga mengikuti kompetisi sebagai bentuk evaluasi kemampuan.

“Bootcamp-nya sangat seru. Dua hari pertama kami mendapatkan teori dan materi, kemudian hari ketiga langsung praktik membawakan acara dari materi yang sudah dipelajari. Setelah itu hasilnya dikompetisikan. Dari situ saya mendapatkan banyak pengalaman dan rasa percaya diri saya meningkat,” ujar Dita, Kamis (23/7/2026).

Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan ternyata menjadi bekal penting dalam perjalanan kariernya. Setelah menyelesaikan bootcamp, berbagai kesempatan mulai berdatangan.

Selain dipercaya menjadi Master of Ceremony dalam sejumlah kegiatan resmi Dinpora Bojonegoro, Dita juga mendapat kesempatan membawakan acara yang diselenggarakan Bank Indonesia.

Tak hanya itu, ia bahkan turut dilibatkan dalam pembuatan video peringatan hari jadi Bank Indonesia yang mengambil lokasi di kawasan Tugu Pahlawan Surabaya.

“Alhamdulillah setelah mengikuti pelatihan, peluang tampil semakin banyak. Saya juga dipercaya menjadi MC di acara Bank Indonesia. Kebetulan saya juga merupakan penerima beasiswa dari Bank Indonesia,” tuturnya.

Dita berharap program pemberdayaan kepemudaan seperti Bootcamp MC terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak muda di Kabupaten Bojonegoro.

Menurutnya, banyak generasi muda Bojonegoro memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Yang dibutuhkan adalah ruang belajar, pendampingan, dan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan.

“Saya berharap Pemkab Bojonegoro terus menghadirkan program pemberdayaan pemuda seperti ini. Anak-anak muda Bojonegoro memiliki kualitas yang bagus, tinggal bagaimana kesempatan dan pembinaannya terus diperkuat agar mampu bersaing dengan daerah lain,” ungkapnya.

Melalui berbagai program peningkatan kapasitas, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro terus berupaya mencetak generasi muda yang kreatif, percaya diri, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi.

Bootcamp MC menjadi salah satu program unggulan yang tidak hanya mengajarkan teknik berbicara di depan publik, tetapi juga membuka jalan bagi peserta untuk membangun karier profesional di bidang komunikasi, event, hingga dunia penyiaran.

Kisah Dita Nisaul Hidayah menjadi bukti bahwa investasi pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia mampu melahirkan talenta-talenta muda yang siap tampil, berkarya dan mengharumkan nama Bojonegoro di berbagai bidang. (aj)