Beranda Daerah Cantika Wahono Apresiasi HIMPAUDI Bojonegoro, Literasi Anak Jadi Prioritas

Cantika Wahono Apresiasi HIMPAUDI Bojonegoro, Literasi Anak Jadi Prioritas

IMG 20260726 WA0004

BOJONEGORO – Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat perannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II yang dipadukan dengan Workshop Menulis Buku Cerita Bergambar, Sabtu (25/7/2026), di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Mengusung tema “Sinergi HIMPAUDI Wujudkan Kepemimpinan yang Transformatif dan Adaptif Menuju Bojonegoro Bahagia, Makmur dan Membanggakan”, kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Bunda PAUD Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono, Ketua PW HIMPAUDI Jawa Timur, sejumlah kepala perangkat daerah, serta ratusan pendidik PAUD dari berbagai wilayah di Bojonegoro.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi berkualitas.

Menurutnya, masa usia dini adalah periode emas yang menentukan perkembangan karakter, kemampuan, dan masa depan anak.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak mulai dari pemerintah, keluarga, lembaga pendidikan hingga masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi demi menciptakan lingkungan belajar yang terbaik bagi anak-anak.

Cantika juga mengapresiasi langkah HIMPAUDI yang tidak hanya fokus meningkatkan kompetensi guru, tetapi juga mendorong lahirnya karya literasi untuk anak.

“Saya berharap melalui workshop ini semakin banyak guru PAUD Bojonegoro yang mampu menghasilkan buku cerita bergambar berkualitas. Karya-karya tersebut akan menjadi bahan bacaan yang menarik sekaligus menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menilai sinergi antara HIMPAUDI dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemenuhan hak-hak anak, termasuk di bidang pendidikan dan administrasi kependudukan.

Salah satu bentuk nyata kolaborasi tersebut adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara HIMPAUDI Bojonegoro dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bojonegoro terkait pelayanan administrasi kependudukan bagi anak usia dini.

Nurul Azizah juga menyoroti pentingnya keterlibatan seluruh elemen pendidikan dalam menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Bojonegoro.

Menurutnya, persoalan ATS tidak dapat diselesaikan hanya oleh Dinas Pendidikan, melainkan membutuhkan dukungan seluruh tenaga pendidik, termasuk para guru PAUD yang memiliki kedekatan dengan keluarga dan lingkungan masyarakat.

“Upaya mengembalikan anak-anak ke bangku sekolah membutuhkan kolaborasi semua pihak. Guru PAUD memiliki peran penting dalam mendeteksi sejak dini sekaligus mengajak keluarga agar hak pendidikan anak tetap terpenuhi,” jelasnya.

Di sisi lain, Ketua PD HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro Siti Eriwiyati mengungkapkan bahwa organisasinya terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan.

Pada tahun pertama kepengurusan, fokus diarahkan pada penguatan organisasi. Memasuki tahun kedua, perhatian diberikan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan dan workshop.

Kini, di tahun ketiga kepengurusan, HIMPAUDI Bojonegoro mengusung semangat menjadi organisasi yang memberikan dampak nyata melalui kolaborasi lintas sektor.

Selain bekerja sama dengan Disdukcapil, HIMPAUDI Bojonegoro juga berkomitmen mendukung gerakan literasi dengan menyumbangkan 1.000 buku kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bojonegoro.

Siti menambahkan, berbagai inovasi yang dilakukan turut mengantarkan HIMPAUDI Bojonegoro meraih penghargaan sebagai organisasi dengan tata kelola terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur pada 2025, serta kembali masuk lima besar organisasi dengan sinergi terbaik bersama pemerintah daerah pada 2026.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman antara HIMPAUDI Kabupaten Bojonegoro dan Disdukcapil Kabupaten Bojonegoro sebagai langkah memperkuat pelayanan administrasi kependudukan bagi anak usia dini sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Bojonegoro. (aj)