Beranda Daerah Tekan Inflasi, Pemkab Bojonegoro Jual Sembako Murah untuk Warga

Tekan Inflasi, Pemkab Bojonegoro Jual Sembako Murah untuk Warga

IMG 20260519 WA0044

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali turun langsung membantu masyarakat menjaga kebutuhan pokok tetap terjangkau.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), program Gerakan Pangan Murah (GPM) kembali digelar pada Selasa (19/5/2026) di Pendopo Desa Siwalan, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan ini langsung disambut antusias warga. Sejak pagi, masyarakat mulai memadati lokasi untuk mendapatkan berbagai bahan pangan dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasaran.

Beragam kebutuhan pokok dijual dengan harga ramah di kantong.

Mulai dari Minyakita Rp15.000 per liter, telur ayam ras Rp22.500 per kilogram, gula pasir Rp16.500 per kilogram, hingga beras SPHP Rp57.500 per kemasan 5 kilogram.

Tak hanya itu, sejumlah komoditas lain juga tersedia dengan harga terjangkau.

Bawang putih dijual Rp6.000 per seperempat kilogram, bawang merah Rp8.000 per seperempat kilogram, cabe campur Rp5.000 per pack, dan tomat Rp2.000 per pack.

Program Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Bojonegoro untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan pasokan pangan tetap aman di tengah masyarakat.

Kehadiran program ini juga diharapkan mampu membantu daya beli warga agar tetap stabil di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Kepala DKPP Kabupaten Bojonegoro, Zaenal Fanani, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

Menurutnya, Gerakan Pangan Murah bukan hanya menyediakan sembako dengan harga lebih rendah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kami berharap program ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh warga,” ujar Zaenal Fanani.

Ia juga memastikan program serupa akan terus digelar secara berkala di berbagai wilayah Kabupaten Bojonegoro agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.

Pemkab Bojonegoro, lanjutnya, akan terus hadir di tengah masyarakat untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang stabil dan terjangkau.

Dengan adanya Gerakan Pangan Murah, pemerintah berharap kondisi ekonomi masyarakat tetap terjaga serta mampu memberikan dampak positif terhadap stabilitas ekonomi daerah. (aj)