Beranda TNI/POLRI Ibu-Ibu PKK Kesongo Dibekali Keterampilan Usaha, TMMD 129 Bojonegoro Siapkan UMKM Baru

Ibu-Ibu PKK Kesongo Dibekali Keterampilan Usaha, TMMD 129 Bojonegoro Siapkan UMKM Baru

IMG 20260730 WA0021

BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tidak hanya fokus membangun jalan, rumah dan fasilitas umum di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem.

Di balik pembangunan fisik tersebut, TMMD juga menanamkan semangat kemandirian ekonomi bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan.

Salah satunya diwujudkan lewat pelatihan pembuatan keripik pisang yang diikuti ibu-ibu PKK Desa Kesongo.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Kesongo itu menjadi bagian dari program non fisik TMMD yang bertujuan meningkatkan keterampilan warga agar mampu mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi.

Pelatihan menghadirkan narasumber berpengalaman dari Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Gading, Kristianingsih atau yang akrab disapa Bu Kristin.

Ia membimbing peserta mulai dari memilih pisang berkualitas, teknik pengolahan yang tepat, proses penggorengan agar menghasilkan keripik renyah dan tidak berminyak, hingga strategi pengemasan yang menarik serta memiliki daya saing di pasaran.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif, para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga langsung mempraktikkan setiap tahapan produksi.

Antusiasme ibu-ibu PKK terlihat saat mereka saling berdiskusi, mencoba teknik baru dan berbagi pengalaman dalam mengolah hasil pertanian.

Pelatihan ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru berbasis potensi desa.

Pisang yang selama ini hanya dijual sebagai buah segar kini dapat diolah menjadi produk makanan ringan dengan nilai jual lebih tinggi.

Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menegaskan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari meningkatnya kemampuan dan kesejahteraan masyarakat.

“TMMD bukan hanya membangun jalan, rumah, maupun fasilitas umum, tetapi juga membangun sumber daya manusia agar lebih mandiri dan memiliki peluang usaha yang berkelanjutan,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).

Sementara itu, Kristin menilai Desa Kesongo memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri rumahan berbahan baku pisang.

Menurutnya, dengan pengolahan yang tepat, kualitas produk yang baik, serta kemasan menarik, keripik pisang memiliki peluang menembus pasar yang lebih luas.

Dia juga mendorong peserta terus berinovasi menciptakan berbagai varian rasa serta memanfaatkan pemasaran digital agar produk lokal mampu bersaing di era modern.

Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bekal berharga bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha baru sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.

“Harapan kami, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan sehingga lahir UMKM baru yang mampu menjadikan keripik pisang sebagai salah satu produk unggulan Desa Kesongo,” katanya.

Melalui program nonfisik seperti ini, TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro membuktikan bahwa pembangunan desa tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia, mendorong tumbuhnya wirausaha baru, serta memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas TMMD kini tidak hanya melahirkan jalan dan bangunan baru, tetapi juga membuka jalan menuju kemandirian ekonomi bagi warga Desa Kesongo. (aj)