BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 yang dilaksanakan Kodim 0813/Bojonegoro di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat.
Program ini juga membawa kebahagiaan bagi dunia pendidikan, khususnya bagi siswa-siswi SD Negeri Kesongo 1.
Salah satu siswa yang merasakan langsung manfaat program tersebut adalah Alfian Dimas Winata, siswa kelas V SD Negeri Kesongo 1.
Ia mengaku sangat senang karena sekolahnya mendapat bantuan rehabilitasi ruang kelas melalui program TMMD.
Menurut Alfian, kehadiran personel Satgas TMMD di sekolah bukan hanya memperbaiki bangunan yang mulai mengalami kerusakan, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi para siswa.
Selain mengikuti proses belajar mengajar seperti biasa, Alfian bersama teman-temannya juga mendapatkan pelatihan upacara serta baris-berbaris yang diajarkan langsung oleh personel Satgas TMMD.
Kegiatan tersebut disambut antusias karena berlangsung dengan suasana menyenangkan dan penuh keakraban.
“Saya senang sekali ruangan sekolah diperbaiki oleh bapak-bapak TNI yang sangat ramah. Terima kasih karena sekolah kami jadi lebih bagus dan nyaman untuk belajar,” ungkap Alfian, Rabu (29/7/2026).
Dia mengatakan, kondisi ruang kelas yang lebih layak membuat dirinya dan teman-teman semakin termotivasi untuk belajar.
Mereka berharap bangunan sekolah yang telah diperbaiki dapat dijaga bersama agar tetap nyaman digunakan dalam waktu yang lama.
Sementara itu, Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, mengapresiasi perhatian TNI terhadap sektor pendidikan melalui program TMMD.
Menurutnya, rehabilitasi SD Negeri Kesongo 1 merupakan investasi penting untuk menciptakan generasi penerus yang lebih berkualitas.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Kesongo mengucapkan terima kasih kepada TNI yang telah memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan,” kata Kusnadi.
Rehabilitasi ruang kelas SD Negeri Kesongo 1 menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 selain pembangunan jalan beton, drainase, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, serta berbagai kegiatan sosial dan penyuluhan bagi masyarakat.
Melalui program tersebut, Satgas TMMD tidak hanya membangun fasilitas fisik, tetapi juga menumbuhkan kedekatan dengan masyarakat, termasuk para pelajar.
Interaksi yang hangat antara prajurit TNI dan siswa-siswi sekolah menjadi bukti bahwa TMMD hadir untuk membangun desa sekaligus membangun semangat generasi muda.
Dengan lingkungan sekolah yang kini semakin representatif, diharapkan proses belajar mengajar di SD Negeri Kesongo 1 dapat berlangsung lebih nyaman sehingga mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas. (aj)

























