Beranda TNI/POLRI Sentuhan TNI di Lamongan, RTLH Jadi Titik Awal Hidup Lebih Baik

Sentuhan TNI di Lamongan, RTLH Jadi Titik Awal Hidup Lebih Baik

IMG 20260503 WA0025

LAMONGAN – Fajar belum sepenuhnya menyingsing di Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, tetapi semangat gotong royong sudah lebih dulu menghangatkan suasana.

Suara palu dan cangkul bersahutan, menandai dimulainya aksi nyata perubahan.

Babinsa dari Koramil 0812/20 bersama perangkat desa dan masyarakat serentak melakukan pembongkaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di tiga desa, yaitu Pendowolimo, Bogobabadan, dan Sumowinangun, Minggu (3/5/2026).

Kegiatan ini adalah langkah awal menghadirkan hunian yang sehat, aman, dan manusiawi bagi warga yang membutuhkan.

Program kolaborasi antara TNI AD dan pemerintah daerah ini menegaskan bahwa rakyat menjadi pusat perhatian utama.

Di lapangan, tak ada sekat antara aparat dan warga, semua melebur dalam kerja bersama.

Material diangkat bergantian, tenaga dikerahkan tanpa komando panjang. Semangat kebersamaan terasa begitu kuat.

Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menegaskan bahwa program RTLH adalah bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Ini bukan sekedar pembangunan fisik. Ini adalah bentuk kepedulian. TNI hadir untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat, dan memastikan bantuan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa dampak program ini jauh melampaui pembangunan rumah.

Hunian yang layak diyakini mampu meningkatkan kualitas kesehatan sekaligus memperbaiki kondisi mental keluarga penerima manfaat.

“Ketika tempat tinggal membaik, kehidupan juga ikut berubah. Di situlah kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kuat,” tambahnya.

Respon masyarakat pun penuh rasa syukur. Warga yang selama ini tinggal di rumah tak layak kini mulai melihat secercah harapan.

Perlahan, mimpi memiliki tempat tinggal yang lebih baik menjadi nyata.

Dari Karangbinangun, tersirat pesan sederhana namun kuat: ketika TNI dan rakyat bergerak bersama, keterbatasan bisa diubah menjadi kekuatan.

Kini, rumah bukan lagi hanya tempat berlindung, tetapi menjadi ruang aman untuk membangun masa depan yang lebih layak dan bermartabat. (as)