LAMONGAN — Kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat nyata di Dusun Balunggatel, Desa Karangwedoro, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Senin (27/4/2026).
Dalam semangat gotong royong, anggota TNI bersama warga bahu-membahu membongkar rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik Ibu Maryam.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Rutilahu hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Kodam V/Brawijaya tahun 2026, yang bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu.
Sejak pagi hari, suasana desa tampak lebih hidup dari biasanya.
Warga bersama aparat TNI terlihat kompak menurunkan genteng, mengangkat material kayu, hingga membersihkan puing bangunan.
Tak ada sekat antara seragam dan masyarakat, semua larut dalam satu tujuan, yakni membangun harapan baru.
Bati Tuud Koramil 0812/03 Turi, Peltu Kasminto, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah langkah awal menuju kehidupan yang lebih layak bagi penerima bantuan.
“Ini bentuk kepedulian kami. TNI akan selalu hadir bersama rakyat, membantu meringankan beban dan menghadirkan solusi nyata,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Karangwedoro, Winarti, yang mengapresiasi sinergi antara TNI dan warga dalam program tersebut.
Menurutnya, kehadiran program Rutilahu sangat membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Gotong royong seperti ini membuat pekerjaan terasa ringan. Kebersamaan tetap terjaga, dan manfaatnya langsung dirasakan warga,” tuturnya.
Proses pembongkaran berjalan lancar, aman, dan tertib. Setelah tahap ini selesai, pembangunan akan segera berlanjut ke pemasangan pondasi, yang dijadwalkan dimulai setelah seluruh material tiba di lokasi.
Dari rumah lama yang roboh, kini tumbuh harapan baru. Semangat gotong royong yang terjalin menjadi bukti kuat bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tetap kokoh, demi mewujudkan Lamongan yang lebih baik. (as)

























