LAMONGAN – Upaya memperkuat ekonomi kerakyatan terus digencarkan. Jajaran TNI melalui Kodim 0812/Lamongan menunjukkan keseriusannya dengan mengikuti video conference (vicon) nasional terkait percepatan pembentukan 35 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Selasa (14/4/2026).
Komandan Kodim (Dandim) 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, hadir bersama para Danramil serta unsur Muspika dalam kegiatan strategis tersebut.
Vicon dipimpin langsung oleh Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI, yang menegaskan bahwa program KDKMP merupakan salah satu prioritas nasional dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan.
Dalam arahannya, Kaster TNI menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan program.
Peran Babinsa pun disebut sangat krusial sebagai ujung tombak di lapangan.
Mereka diharapkan mampu memastikan koperasi tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi benar-benar aktif, produktif, dan memberi manfaat nyata bagi warga desa.
“Keberhasilan program ini bukan sekadar angka, tetapi sejauh mana koperasi mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Dandim 0812/Lamongan menyatakan kesiapan penuh jajarannya.
Ia memastikan seluruh Danramil dan Babinsa akan terjun langsung ke desa binaan untuk melakukan pendampingan intensif.
Menurutnya, kehadiran KDKMP harus benar-benar dirasakan masyarakat sebagai solusi ekonomi yang nyata dan berkelanjutan.
“Ini kerja bersama. Kami ingin koperasi ini benar-benar hidup, berkembang, dan menjadi penggerak ekonomi desa,” ujarnya.
Tak hanya TNI, kegiatan ini juga melibatkan unsur Muspika dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lamongan.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pembentukan hingga pengembangan koperasi desa.
Dengan langkah yang terarah dan sinergi yang kuat, target nasional 35 ribu KDKMP diyakini bisa tercapai tepat waktu.
Lebih dari itu, program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat di seluruh Indonesia. (as)

























