BOJONEGORO — Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mulai menyulitkan warga memenuhi kebutuhan air bersih.
Merespon kondisi tersebut, Kodim 0813 Bojonegoro kembali turun tangan dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak.
Sebanyak 8.000 liter air bersih dikirim ke warga RT 018/RW 004, Desa Tlogohaji, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (23/8/2026).
Bantuan tersebut menjadi angin segar bagi warga yang mulai kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari akibat musim kemarau yang berkepanjangan.
Distribusi dilakukan menggunakan truk tangki, personel Kodim 0813 Bojonegoro bersama Babinsa Koramil 09/Sumberrejo langsung mendatangi kawasan permukiman warga untuk memastikan bantuan diterima masyarakat yang membutuhkan.
Antusiasme warga terlihat saat truk tangki tiba. Warga datang membawa berbagai wadah, mulai dari jerigen hingga ember.
Air juga ditampung dalam bak sementara yang dilapisi terpal biru agar bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Langkah tersebut menjadi bagian dari kepedulian TNI AD terhadap kondisi masyarakat, khususnya warga yang menghadapi kesulitan air bersih selama musim kemarau.
Kodim 0813 Bojonegoro juga terus melakukan pemetaan terhadap wilayah yang mengalami dampak kekeringan.
Upaya itu dilakukan agar bantuan air bersih dapat disalurkan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.
Babinsa Tlogohaji, Serda Ahmad Puzianto, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat meringankan beban warga masyarakat yang sangat membutuhkan air bersih,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua RT 018/RW 004 Desa Tlogohaji, Kundono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Kodim 0813 Bojonegoro.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari di tengah kondisi kemarau.
“Alhamdulillah, bantuan air bersih ini bisa meringankan warga kami untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Kami juga berharap bantuan air bersih akan terus dilakukan. Terima kasih sekali kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu masyarakat,” pungkasnya.
Penyaluran 8.000 liter air bersih ini sekaligus menunjukkan pentingnya respon cepat terhadap persoalan kekeringan, terutama ketika kebutuhan air masyarakat mulai meningkat selama musim kemarau. (aj)
























