TULUNGAGUNG – Peristiwa meninggalnya seorang perempuan usai keluar dari wahana rumah hantu di sebuah pusat perbelanjaan di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menjadi sorotan publik.
Video yang memperlihatkan korban keluar dari wahana dengan kondisi tampak lemas pun viral di media sosial dan memicu berbagai tanggapan dari warganet.
Korban diketahui berinisial BNW (39). Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Berdasarkan keterangan dari Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdianto, korban datang bersama seorang rekannya untuk mencoba wahana rumah hantu yang berada di dalam pusat perbelanjaan tersebut.
Menurut hasil keterangan saksi, korban dan temannya berada di dalam wahana selama kurang lebih tiga menit sebelum akhirnya keluar melalui pintu exit.
Tak lama setelah keluar, korban sempat berlari beberapa langkah dan berhenti di depan pintu keluar.
Namun, beberapa saat kemudian korban mendadak kehilangan kesadaran.
Korban kemudian terjatuh hingga wajahnya membentur sebuah kursi kayu yang berada di dekat lokasi.
“Korban sempat berdiri di depan pintu keluar sebelum akhirnya pingsan dan saat terjatuh wajahnya membentur kursi yang berada di sebelahnya,” jelas Iptu Nanang.
Melihat kejadian tersebut, pengunjung dan petugas wahana segera memberikan pertolongan sambil menghubungi pihak kepolisian serta tenaga medis.
Sayangnya, saat tim medis bersama petugas kepolisian tiba di lokasi dan melakukan pemeriksaan awal, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Tim Inafis Polres Tulungagung bersama tenaga kesehatan kemudian melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara dan menyatakan korban meninggal dunia.
Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab pasti meninggalnya korban.
Aparat belum dapat menyimpulkan apakah insiden tersebut berkaitan dengan kondisi kesehatan korban atau ada faktor lain yang memicu kejadian tersebut.
Penyidik juga masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian, termasuk menelusuri kemungkinan adanya riwayat penyakit yang dimiliki korban.
Polisi menghimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait penyebab meninggalnya korban sebelum hasil pemeriksaan medis resmi keluar.
Kasus tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Tulungagung. (tar)

























