BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, terus menunjukkan progres nyata.
Salah satu sasaran fisik yang kini dikerjakan adalah normalisasi Sungai Afvoer sepanjang 800 meter, sebagai upaya memperlancar aliran air sekaligus meningkatkan fungsi saluran pembuangan utama di kawasan tersebut.
Pekerjaan yang telah dimulai sejak 7 Juli 2026 itu menjadi bagian dari rangkaian pembangunan infrastruktur TMMD yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”.
Normalisasi dilakukan dengan memperdalam badan sungai serta mengangkat endapan sedimen yang selama ini menghambat kelancaran aliran air.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menjelaskan bahwa pengerjaan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas sungai agar mampu menampung debit air lebih besar, terutama saat musim hujan tiba.
Menurutnya, sedimentasi yang menumpuk selama bertahun-tahun mengurangi kemampuan sungai dalam mengalirkan air.
Karena itu, pengerukan menjadi langkah penting agar Sungai Afvoer tetap berfungsi optimal sebagai jalur utama pembuangan air yang menghubungkan wilayah Desa Kesongo hingga ke arah Babat, Kabupaten Lamongan.
Keberadaan sungai yang lebih dalam dan bersih diyakini akan mempercepat aliran air, sehingga potensi terjadinya genangan maupun luapan saat hujan deras dapat ditekan.
Program tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat.
Salah seorang warga Desa Kesongo, Sali (48), mengaku bersyukur karena usulan warga untuk melakukan normalisasi sungai akhirnya dapat direalisasikan melalui TMMD ke-129.
Ia berharap pengerukan sungai mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Selain membuat aliran air semakin lancar, sungai yang lebih dalam juga diharapkan dapat mengurangi risiko genangan yang selama ini menjadi kekhawatiran warga ketika intensitas hujan meningkat.
Pelaksanaan TMMD ke-129 yang berlangsung hingga 13 Agustus 2026 menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Pemerintah Desa Kesongo, serta masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan.
Melalui semangat gotong royong, berbagai kebutuhan dasar masyarakat terus diwujudkan, mulai dari pembangunan jalan, perbaikan fasilitas umum, hingga normalisasi sungai yang menjadi salah satu proyek strategis untuk mendukung kelancaran sistem drainase dan meningkatkan kualitas lingkungan di Desa Kesongo.
Normalisasi Sungai Afvoer diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam menjaga kelancaran aliran air, mendukung aktivitas masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan wilayah terhadap potensi banjir dan genangan di masa mendatang. (aj)

























