PANDEGLANG – Dinamika menjelang pemilihan kepengurusan Majelis Daerah (MD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Pandeglang mulai menghangat.
Salah satu alumni HMI yang memiliki rekam jejak panjang di organisasi, Nu’man Fauzi, resmi menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai Calon Presidium MD KAHMI Pandeglang.
Keputusan tersebut menjadi bentuk komitmen Nu’man Fauzi untuk terus mengabdi melalui organisasi alumni HMI.
Baginya, KAHMI memiliki peran strategis sebagai wadah berhimpunnya para alumni yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, bangsa, dan masyarakat.
Nu’man menegaskan bahwa langkah yang diambil bukan sekadar untuk mengejar posisi kepemimpinan.
Ia memandang pencalonan tersebut sebagai amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta berlandaskan nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan tradisi intelektual yang selama ini menjadi identitas HMI.
“Ikhtiar adalah bagian dari pengabdian. Dengan penuh rasa syukur dan semangat kebersamaan, saya menyatakan kesiapan untuk mengabdi sebagai Calon Presidium Majelis Daerah KAHMI Pandeglang. Semoga langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar membangun organisasi alumni yang semakin solid, progresif, dan memberi manfaat bagi umat serta masyarakat,” ujar Nu’man Fauzi.
Modal pengalaman organisasi menjadi salah satu kekuatan yang dibawa Nu’man. Ia merupakan peserta Advance Training atau Latihan Kader III (LK III) HMI BADKO Kalimantan Selatan-Kalimantan Tengah pada 2012.
Selain itu, ia juga pernah mengemban amanah sebagai Ketua Bidang Badan Pengelola Latihan (BPL) Pengurus Besar HMI periode 2016-2018.
Berbekal pengalaman tersebut, Nu’man ingin menghadirkan KAHMI yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai perjuangan HMI.
Sebagai arah gerakan organisasi, ia memperkenalkan konsep “KAHMI Sustainability”. Gagasan tersebut menitikberatkan pada keberlanjutan organisasi melalui penguatan silaturahmi antarsesama alumni, peningkatan kapasitas intelektual, kaderisasi yang berkesinambungan, kolaborasi lintas profesi, pemberdayaan ekonomi alumni, hingga perluasan kontribusi sosial kepada masyarakat.
Menurut Nu’man, konsep tersebut bukan hanya slogan kampanye, melainkan sebuah komitmen untuk memastikan KAHMI tetap relevan menghadapi tantangan zaman, menjaga independensi organisasi, sekaligus menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan Kabupaten Pandeglang.
Ia berharap KAHMI dapat terus menjadi rumah besar bagi seluruh alumni HMI, tempat berhimpunnya berbagai potensi yang mampu melahirkan gagasan, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“Organisasi yang kuat adalah organisasi yang mampu menjaga kesinambungan perjuangan lintas generasi. Karena itu, KAHMI harus terus menjadi ruang kolaborasi yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Menutup pernyataannya, Nu’man Fauzi mengajak seluruh keluarga besar KAHMI Pandeglang untuk bersama-sama menjaga marwah organisasi.
Dia juga memohon doa, dukungan, serta masukan agar proses yang dijalaninya dapat menghasilkan kepemimpinan terbaik demi kemajuan KAHMI di masa mendatang.
“Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan keberkahan dalam setiap langkah yang kami tempuh. Saya juga berharap dukungan serta doa dari seluruh keluarga besar KAHMI Pandeglang agar organisasi ini semakin kuat dan terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (dpw)

























