Beranda Daerah Petugas BPS Datangi Rumah Dinas Sekda Bojonegoro, Ada Apa

Petugas BPS Datangi Rumah Dinas Sekda Bojonegoro, Ada Apa

IMG 20260620 WA0002

BOJONEGORO – Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Bojonegoro terus berjalan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro Edi Susanto bersama istri menerima kedatangan petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bojonegoro di Rumah Dinas Sekda, Jumat (19/6/2026).

Kedatangan petugas BPS yang mengenakan atribut resmi dan lengkap itu bertujuan melakukan pendataan langsung terkait aktivitas ekonomi yang dijalankan oleh responden.

Dalam kesempatan tersebut, Edi Susanto mengikuti proses wawancara dan pendataan mengenai unit usaha maupun sumber pendapatan yang dimiliki.

Menurut Edi Susanto, sensus ekonomi merupakan langkah penting untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi perekonomian masyarakat.

Karena itu, dirinya menyambut baik pelaksanaan pendataan yang dilakukan oleh petugas BPS.

“Hari ini saya menerima kedatangan petugas statistik dalam rangka pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Mereka melakukan pendataan secara riil terkait usaha dan pendapatan yang saya jalankan,” ungkapnya.

Tak hanya menjadi responden, Edi juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bojonegoro untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan sensus sangat bergantung pada keterbukaan masyarakat dalam memberikan informasi yang sebenarnya kepada petugas.

Menurutnya, data yang disampaikan harus sesuai dengan kondisi riil, baik mengenai jenis usaha yang sedang dijalankan maupun pendapatan yang diperoleh.

Dengan demikian, hasil sensus dapat menggambarkan kondisi ekonomi masyarakat secara akurat.

“Kami berharap masyarakat memberikan data sesuai keadaan yang sebenarnya, baik terkait usaha yang dijalankan maupun pendapatan yang diperoleh. Dengan data yang valid, kondisi ekonomi masyarakat dapat tergambar secara nyata,” ujarnya usai mengikuti pendataan.

Edi menambahkan, data ekonomi yang akurat memiliki peran strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Informasi yang terkumpul melalui Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun berbagai program yang lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, data merupakan fondasi utama dalam pengambilan kebijakan.

Semakin akurat data yang dimiliki pemerintah, semakin efektif pula program pembangunan dan pemberdayaan ekonomi yang dapat dijalankan.

Melalui Sensus Ekonomi 2026, diharapkan tercipta basis data ekonomi yang kuat sehingga Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mampu merumuskan kebijakan yang lebih terarah, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (aj)