Beranda TNI/POLRI Jagung Menguning Siap Panen, Koramil Sugio Lamongan Jadi Motor Ketahanan Pangan

Jagung Menguning Siap Panen, Koramil Sugio Lamongan Jadi Motor Ketahanan Pangan

IMG 20260512 WA0015

LAMONGAN – Hamparan jagung yang menguning di Dusun Jladri Asri, Desa Gondanglor, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, menjadi pemandangan penuh semangat kebersamaan, Selasa (12/5/2026).

Di lokasi tersebut, jajaran Koramil 0812/13 Sugio bersama para petani menggelar panen raya jagung di lahan demplot seluas dua hektare.

Kegiatan panen raya itu dipimpin langsung Danramil 0812/13 Sugio, Kapten Arm Yudhi Kurniadi, didampingi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Gondanglor, Minarti, SP.

Suasana tampak meriah ketika anggota TNI, personel Polsek Sugio, perangkat desa, hingga masyarakat turun bersama memanen jagung secara gotong royong.

Panen raya tersebut tidak hanya menjadi kegiatan pertanian biasa, namun juga simbol kuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Kehadiran berbagai unsur di tengah lahan pertanian menunjukkan soliditas dan kepedulian bersama terhadap sektor pangan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Melalui lahan demplot milik Koramil, para petani diajak melihat langsung bagaimana pengelolaan pertanian dilakukan secara produktif dan berkelanjutan.

Program itu sekaligus menjadi upaya memberi motivasi kepada masyarakat agar lebih maksimal memanfaatkan potensi lahan pertanian yang dimiliki.

Kapten Arm Yudhi Kurniadi menegaskan, keterlibatan TNI dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah sekaligus kepedulian terhadap kesejahteraan petani.

“Panen raya ini menjadi bukti kemanunggalan TNI bersama rakyat. Kami ingin hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat meningkatkan hasil pertanian demi menjaga ketahanan pangan,” ujarnya.

Menurutnya, hasil panen jagung dari lahan dua hektare tersebut diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Sugio dan sekitarnya.

Kehadiran unsur Muspika, Polri, pemerintah desa, hingga masyarakat dalam kegiatan itu juga memperlihatkan kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di pedesaan Lamongan.

Kebersamaan yang tercipta di tengah panen raya menjadi gambaran nyata kolaborasi seluruh elemen dalam mendukung kemandirian pangan daerah.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan penuh keakraban.

Semangat “Lamongan Megilan” pun terasa nyata melalui kerja sama TNI, petani, dan masyarakat demi mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan. (As)