Beranda Infotaiment Sidak LPG di Bojonegoro, Ini Temuan dan Instruksi Pentingnya

Sidak LPG di Bojonegoro, Ini Temuan dan Instruksi Pentingnya

IMG 20260319 WA0005

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat merespon keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan lonjakan permintaan LPG.

Pada Rabu (18/03/2026), inspeksi mendadak (sidak) dilakukan ke sejumlah pangkalan LPG di Bojonegoro untuk memastikan distribusi berjalan normal dan tepat sasaran.

Sidak ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, bersama jajaran Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro serta aparat dari Polres Bojonegoro.

Langkah ini menjadi bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan energi, khususnya menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat Bojonegoro.

“Alhamdulillah, bersama Polres kami sudah turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi LPG, terutama karena permintaan saat ini cukup tinggi,” ujar Nurul Azizah.

Dalam kunjungannya, Wakil Bupati Bojonegoro tidak hanya melakukan pengecekan, tetapi juga berdialog langsung dengan para pengelola pangkalan LPG.

Ia menegaskan bahwa distribusi harus berjalan sesuai aturan, termasuk soal harga jual kepada masyarakat Bojonegoro.

Pemkab Bojonegoro mengingatkan agar harga LPG tetap berada di kisaran Rp18.000 dan tidak ada praktik kenaikan harga di luar ketentuan.

Hal ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat serta mencegah keresahan di tengah kondisi meningkatnya kebutuhan.

Selain soal harga, perhatian juga difokuskan pada ketepatan sasaran distribusi. Pemerintah ingin memastikan LPG subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak, sehingga tidak terjadi antrean panjang maupun kelangkaan di tingkat bawah.

Tak hanya berhenti pada pengawasan pangkalan, Pemkab Bojonegoro juga mendorong langkah antisipatif dari pihak Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE).

Penambahan kuota pasokan dinilai menjadi solusi penting untuk mengatasi lonjakan permintaan, terutama menjelang Hari Raya.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap distribusi LPG kembali stabil dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa hambatan.

Pemkab Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan intensif serta mengambil langkah strategis demi menjamin ketersediaan energi yang aman, merata, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat. (aj)