JAKARTA – Arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 mulai menunjukkan peningkatan signifikan sejak akhir pekan.
Korlantas Polri mencatat pergerakan kendaraan menuju Jakarta terus bertambah, terutama dari arah Jawa dan Bandung.
Hal tersebut disampaikan Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal, usai memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Polres wilayah di Command Center KM 29, Senin (29/12/2025).
Menurut Brigjen Pol Faizal, lonjakan volume kendaraan sudah terpantau sejak Sabtu.
Kondisi ini menandai dimulainya arus balik secara bertahap sesuai dengan prediksi yang telah disusun sebelumnya.
“Sejak Sabtu malam, arus balik mulai terlihat. Kami sudah menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di ruas Tol Jakarta–Cikampek, mulai dari KM 70, KM 65 hingga KM 47 untuk menjaga kelancaran,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, arus lalu lintas diperkirakan akan kembali normal atau landai pada hari Senin.
Namun demikian, potensi peningkatan volume kendaraan diprediksi kembali terjadi menjelang akhir pekan, terutama pada Jumat, Sabtu, dan Minggu.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Korlantas Polri menyatukan langkah dan persepsi bersama seluruh Kasatlantas dari tujuh Polda prioritas.
Selain itu, jajaran Kasatlantas dari wilayah lain turut mengikuti rapat secara daring melalui command center.
Koordinasi tersebut difokuskan pada strategi pengendalian arus lalu lintas, termasuk penerapan pembatasan kendaraan sumbu tiga di jalur-jalur utama selama periode arus balik.
“Kebijakan ini dilaksanakan secara humanis dan persuasif sesuai arahan Kakorlantas Polri,” tegas Brigjen Pol Faizal.
Tak hanya arus balik, Korlantas Polri juga meminta jajaran di daerah untuk mewaspadai kepadatan lalu lintas di kawasan wisata.
Destinasi rekreasi dan pantai diperkirakan akan mengalami lonjakan kendaraan selama masa libur akhir tahun.
Menjelang malam pergantian tahun, meski kegiatan kembang api tidak diperkenankan, Brigjen Pol Faizal memastikan skema rekayasa lalu lintas tetap disiapkan.
Sosialisasi kepada masyarakat diminta dilakukan sejak dini guna mencegah penumpukan kendaraan.
Lebih lanjut, Dirgakkum Korlantas Polri memprediksi puncak arus balik Nataru akan terjadi pada tanggal 2, 3, dan 4 Januari.
Lonjakan ini diperkirakan seiring dengan aktivitas masyarakat setelah perayaan tahun baru dan sebelum kembali bekerja pada 5 Januari. (dpw)

























