GRESIK – Pertemuan rutin organisasi perempuan se-Bakorwil II Bojonegoro berlangsung penuh kehangatan dan kekompakan di Hotel Aston Gresik, Rabu (10/12/2025).
Agenda yang mempertemukan TP-PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), dan Perwosi dari 8 kabupaten/kota ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat jaringan, menyelaraskan program, serta bertukar inspirasi antar wilayah.
Acara ini dihadiri para tokoh perempuan dan pejabat daerah, di antaranya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Koordinator TP-PKK Bakorwil II Bojonegoro Yuan Erma Agung Subagio, Ketua TP-PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani, Ketua GOW Gresik Shinta Puspitasari Asluchul Alif, serta Ketua DWP Gresik Siti Qomariyah Achmad Washil.
Sebagai tuan rumah, TP-PKK Gresik menyiapkan penyambutan hangat dan istimewa. Ragam kuliner khas daerah disajikan sebagai bentuk promosi budaya sekaligus memperkenalkan identitas lokal kepada tamu dari berbagai daerah.
Mulai dari nasi krawu yang legendaris, otak-otak bandeng, pudak, hingga minuman tradisional es legen, semuanya menjadi daya tarik yang memanjakan para peserta.
Dalam sambutannya, Bupati Yani menegaskan bahwa forum ini bukan sekedar ajang berkumpul, melainkan momentum penting bagi pemberdayaan perempuan dan pembangunan daerah.
“Pertemuan seperti ini menyimpan banyak manfaat. Kita bisa saling belajar tentang budaya, memperluas wawasan, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa organisasi perempuan memiliki kontribusi besar dalam membangun karakter keluarga, bahkan menjadi motor penggerak utama dalam berbagai program sosial dan pembangunan.
Koordinator TP-PKK Bakorwil II Bojonegoro, Yuan Erma Agung Subagio, memberikan penekanan khusus terkait pentingnya peran PKK dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Gerakan sederhana dari rumah dapat memberi dampak besar. PKK berperan penting dalam mengajak masyarakat hidup lebih peduli lingkungan,” tuturnya.
Di akhir kegiatan, organisasi perempuan se-Bakorwil II sepakat menggelar penggalangan donasi sebagai bentuk kepedulian terhadap korban banjir di Sumatera. Dana yang terkumpul akan disalurkan melalui posko kemanusiaan resmi sebagai wujud solidaritas antar wilayah.
Pertemuan rutin ini bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat peran perempuan sebagai pilar penting dalam pembangunan daerah, sosial, dan kemanusiaan. (rif)

























