BOJONEGORO — Kreativitas warga Desa Semenkidul, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, terus berkembang.
Lahan pekarangan yang sebelumnya hanya menjadi ruang kosong kini mulai dimanfaatkan sebagai sumber penghasilan melalui pengembangan UMKM dan produk unggulan desa.
Pemerintah Desa Semenkidul mendorong warga agar potensi lokal tidak hanya dikonsumsi sendiri, tetapi diolah menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus memiliki daya saing di pasar.
Ketua TP PKK Desa Semenkidul, Handriyani, mengatakan desa saat ini telah memiliki sejumlah produk unggulan hasil kreativitas masyarakat.
Salah satu yang menjadi ikon desa adalah Jeruk Pamelo.
Tak hanya buah segar, warga juga mengembangkan beragam produk kuliner dan minuman.
Di antaranya Aserehe, minuman herbal tradisional, serta Teh Bunga Telang yang memiliki warna biru alami dan dikenal sebagai minuman herbal.
Produk lainnya juga cukup beragam, mulai dari Teh Kelor, Sushi ala Semen, Rice Bowl, Serabi Mentul, Gapit Gulung hingga Keripik Pisang.
Menurut Handriyani, pengembangan Jeruk Pamelo menjadi salah satu contoh pemanfaatan pekarangan rumah yang mulai memberikan hasil nyata.
Warga didorong menanam pohon jeruk di sekitar rumah sehingga lahan pekarangan dapat menjadi sektor produktif.
Buah dari program tersebut mulai terlihat, pohon jeruk milik warga kini telah berbuah dan hasil panennya dipasarkan, termasuk melalui kegiatan Car Free Day (CFD) Kali Pacal yang digelar Kecamatan Sukosewu.
“Alhamdulillah, saat ini pohon-pohon di pekarangan warga sudah berbuah lebat dan hasilnya berhasil dijual untuk menambah penghasilan keluarga,” ujar Handriyani.
Pertumbuhan UMKM di Semenkidul juga didukung peningkatan kapasitas pelaku usaha. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama Pemerintah Kecamatan Sukosewu terus memberikan pendampingan melalui berbagai pelatihan.
Program tersebut kemudian diperkuat dengan pelatihan mandiri yang dilakukan komunitas desa.
Langkah ini diharapkan membuat warga semakin terampil dalam mengolah bahan lokal, mengembangkan produk, hingga memasarkannya.
Handriyani berharap keberadaan berbagai produk unggulan tersebut mampu membawa UMKM Semenkidul berkembang lebih jauh dan naik kelas.
“Harapan kami, UMKM di Desa Semenkidul bisa semakin maju, mandiri, dan naik kelas. Dengan produk-produk unggulan yang semakin dikenal, kami yakin program ini dapat secara signifikan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan seluruh masyarakat desa,” pungkasnya. (aj)

























