BOJONEGORO – Semangat kemerdekaan terasa begitu kuat di Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro.
Ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan hingga kategori umum turun ke jalan mengikuti Lomba Gerak Jalan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).
Bukan hanya berjalan dalam barisan, para peserta menyuguhkan beragam kreativitas.
Kostum, atribut, yel-yel hingga nyanyian kemerdekaan menghiasi perjalanan sekaligus menghibur masyarakat yang menyaksikan dari sepanjang rute.
Untuk kategori SD/MI, sebanyak 53 peserta ambil bagian. Mereka diberangkatkan pukul 08.00 WIB dari Lapangan Desa Kuniran menuju garis finis di Lapangan Desa Purwosari.
Suasana semakin semarak ketika yel-yel dan lagu terus diteriakkan sepanjang perjalanan.
Barisan yang kompak dipadukan dengan penampilan kreatif membuat perhatian warga tertuju pada rombongan yang melintas.
Kemudian pada kategori SMP/MTs, sebanyak 83 peserta mengikuti lomba.
Mereka memulai perjalanan dari Lapangan Desa Tlatah pada pukul 12.30 WIB dan finis di Lapangan Desa Purwosari.
Sementara kategori SMA/MA diikuti 16 peserta dan kategori umum sebanyak 41 peserta.
Keduanya diberangkatkan pada pukul 15.00 WIB dari Lapangan Desa Ngrejeng dengan tujuan akhir yang sama, yakni Lapangan Desa Purwosari.
Kemunculan para peserta menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat.
Warga memadati sejumlah titik di sepanjang jalur untuk menyaksikan aksi peserta sekaligus memberikan dukungan.
Sorak-sorai penonton berpadu dengan yel-yel peserta membuat suasana perayaan HUT Kemerdekaan RI di Purwosari semakin hidup.
Pemberangkatan peserta dilakukan bersama oleh Forkopimcam Purwosari, Kepala Desa Kuniran, Kepala Desa Ngrejeng, serta Kepala Desa Tlatah.
Camat Purwosari, Ike Widyaningrum, mengapresiasi antusiasme peserta, masyarakat, dan panitia yang telah bekerja menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, gerak jalan menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang untuk membangun nasionalisme, kedisiplinan, kekompakan, serta mempererat hubungan antarmasyarakat.
“Antusiasme peserta dan masyarakat sangat luar biasa. Kami mengapresiasi seluruh peserta dan panitia yang telah ikut menyukseskan kegiatan ini. Semangat seperti ini menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan bukan hanya seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa nasionalisme dan kebersamaan,” kata Ike.
Ada pemandangan menarik dalam kegiatan tersebut, Ike Widyaningrum tidak hanya hadir sebagai pejabat yang menyaksikan lomba, tetapi juga turun langsung menjadi peserta kategori umum.
Kehadirannya di tengah barisan peserta menjadi bentuk dukungan terhadap masyarakat sekaligus ajakan agar semangat memperingati kemerdekaan tidak hanya dilakukan dari balik panggung.
Tak berhenti pada sisi olahraga dan hiburan, kegiatan tersebut turut menggerakkan roda ekonomi warga.
Kerumunan masyarakat di sepanjang rute membuat aktivitas pedagang dan pelaku UMKM ikut meningkat.
Sejumlah warga memanfaatkan momentum tersebut dengan membuka lapak makanan, minuman dan berbagai dagangan lainnya.
“Selain semangat nasionalisme dan kebersamaan, kegiatan seperti ini juga memberikan multiplier effect bagi masyarakat. Pedagang dan UMKM di sepanjang rute ikut mendapatkan manfaat karena banyak warga yang hadir dan beraktivitas,” tambahnya.
HUT ke-81 RI di Purwosari menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan masih terus tumbuh di tengah masyarakat.
Kreativitas peserta, dukungan warga, serta keterlibatan berbagai pihak menjadikan perayaan tahun ini bukan hanya meriah, tetapi juga sarat dengan nilai kebersamaan. (aj)

























