Beranda TNI/POLRI Hangatnya TMMD ke-129 Bojonegoro, Prajurit TNI dan Anak-Anak Kesongo Belajar Membaca Bersama

Hangatnya TMMD ke-129 Bojonegoro, Prajurit TNI dan Anak-Anak Kesongo Belajar Membaca Bersama

IMG 20260806 WA0021

BOJONEGORO – Suasana hangat penuh keakraban terlihat dalam pelaksanaan program TMMD ke-129 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Tak hanya membangun infrastruktur, kegiatan TMMD juga menghadirkan ruang edukasi yang mempererat hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat.

Momen tersebut tampak saat Layanan Terpadu Perpustakaan Desa (LTPD) dan Pinjam Antar (Pintar) yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur berlangsung di pendopo Balai Desa Kesongo, Selasa (4/8/2026).

Puluhan anak terlihat antusias memilih dan membaca berbagai koleksi buku.

Menariknya, para anggota Satgas TMMD tidak hanya mendampingi, tetapi juga ikut duduk bersama anak-anak, membaca buku, serta berbincang mengenai isi bacaan.

Salah satunya adalah Prada Adnan, anggota Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro.

Dengan penuh keakraban, ia mengajak anak-anak untuk mencintai budaya membaca sejak dini.

Menurutnya, membaca merupakan kebiasaan yang dapat membuka wawasan dan memperluas pengetahuan.

“Membaca adalah jendela dunia. Kami sangat berterima kasih karena program ini mampu menumbuhkan minat baca anak-anak,” katanya.

Ia menilai kehadiran layanan perpustakaan keliling dalam rangkaian TMMD menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak hanya berfokus pada sarana fisik, tetapi juga pembangunan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda.

“Harapannya, semakin banyak yang gemar membaca sehingga memiliki referensi pengetahuan yang luas tentang dunia,” ujar Prada Adnan.

Kegiatan tersebut pun disambut antusias oleh anak-anak dan masyarakat.

Suasana penuh tawa, semangat belajar, serta kedekatan antara prajurit TNI dan warga menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Melalui kegiatan sederhana seperti membaca bersama, TMMD ke-129 di Desa Kesongo kembali menunjukkan bahwa pengabdian TNI bukan hanya membangun jalan, rumah, maupun fasilitas umum, tetapi juga ikut menanamkan semangat literasi sebagai bekal masa depan generasi penerus bangsa. (aj)