BOJONEGORO – Kebahagiaan tak dapat disembunyikan dari wajah Ladi (48), warga Dusun Pereng, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Rumah yang selama bertahun-tahun masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kini berubah menjadi tempat tinggal yang lebih aman, nyaman dan layak berkat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro.
Pada Sabtu (1/8/2026), proses renovasi memasuki tahap pemasangan atap.
Personel Satgas TMMD bersama warga bekerja bergotong royong mengangkat dan memasang genteng satu per satu.
Suasana penuh keakraban terlihat saat prajurit dan masyarakat saling membantu, menciptakan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas pelaksanaan TMMD.
Perbaikan rumah Pak Ladi merupakan salah satu sasaran rehabilitasi RTLH dalam program TMMD ke-129.
Pekerjaan tidak hanya menyentuh bagian atap, tetapi juga memperkuat struktur bangunan, memperbaiki dinding, merapikan lantai, hingga membersihkan bagian dalam rumah agar siap ditempati dengan lebih nyaman.
Ladi mengaku sangat bersyukur melihat rumahnya berubah secara bertahap.
Selama ini, ia selalu dihantui kekhawatiran ketika hujan turun karena atap bocor dan kondisi bangunan yang mulai rapuh.
“Dulu setiap hujan saya selalu cemas. Sekarang rumah sudah jauh lebih baik, atapnya rapi, dindingnya kokoh, dan terasa lebih nyaman. Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI dan semua yang sudah membantu,” ungkapnya.
Komandan SST-1 SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Ady Yuniarto, mengatakan keberhasilan renovasi rumah tidak lepas dari semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat sekitar.
Menurutnya, TMMD tidak hanya bertujuan mempercepat pembangunan desa, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih layak dan sehat.
“Kebersamaan antara TNI dan warga menjadi kekuatan utama dalam setiap kegiatan TMMD. Kami ingin memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari program ini, terutama mereka yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak,” ujarnya.
Selain mempercepat proses pembangunan, anggota Satgas juga membantu membersihkan bagian dalam rumah dan menata kembali perabotan agar hunian tersebut siap digunakan setelah seluruh pekerjaan selesai.
Program rehabilitasi RTLH dalam TMMD ke-129 menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya menghadirkan bangunan baru, tetapi juga menghadirkan rasa aman, kenyamanan dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.
Bagi Pak Ladi, rumah yang kini berdiri lebih kokoh bukan hanya tempat berteduh, melainkan simbol kepedulian dan kebersamaan yang akan selalu dikenang sebagai bagian dari perjalanan hidup keluarganya. (aj)

























