Beranda TNI/POLRI Disdukcapil Jemput Bola di TMMD 129 Bojonegoro, Warga Kesongo Antusias Urus Dokumen

Disdukcapil Jemput Bola di TMMD 129 Bojonegoro, Warga Kesongo Antusias Urus Dokumen

IMG 20260717 WA0038

BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro tidak hanya fokus membangun infrastruktur.

Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, program ini juga menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) langsung di tengah masyarakat agar akses layanan publik semakin mudah dan cepat.

Pelayanan yang digelar di Balai Desa Kesongo pada Kamis (16/7/2026) tersebut merupakan bagian dari kegiatan nonfisik TMMD bertema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”.

Kehadiran petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bojonegoro memungkinkan warga mengurus berbagai dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil.

Beragam layanan disediakan, mulai dari pengurusan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), perekaman data kependudukan, hingga berbagai layanan pencatatan sipil lainnya.

Camat Kedungadem, Sahlan, mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin.

Menurutnya, administrasi kependudukan yang tertib menjadi dasar penting dalam berbagai pelayanan pemerintah.

Ia mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan setiap perubahan data kependudukan, seperti kelahiran, kematian, perpindahan domisili, perubahan pekerjaan, pendidikan maupun status perkawinan sehingga data yang dimiliki pemerintah selalu akurat dan mutakhir.

“Data kependudukan yang valid sangat penting. Setiap perubahan identitas maupun kondisi keluarga harus segera dilaporkan agar seluruh layanan pemerintah dapat diberikan secara tepat sasaran,” ujarnya.

Sahlan menambahkan, keakuratan data kependudukan berpengaruh terhadap banyak program pemerintah, mulai dari penyaluran bantuan sosial, layanan kesehatan, pendidikan hingga penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Bojonegoro, Heri Widodo, menjelaskan bahwa pelayanan yang dibawa ke lokasi TMMD merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, pola pelayanan jemput bola seperti ini memberikan kemudahan bagi warga, terutama mereka yang memiliki keterbatasan waktu maupun akses menuju kantor pelayanan.

“Kami ingin masyarakat memperoleh pelayanan administrasi kependudukan dengan lebih mudah. Semua dokumen penting dapat diurus langsung di desa sehingga warga tidak perlu datang jauh ke kantor Disdukcapil,” jelas Heri Widodo.

Ia juga menegaskan bahwa dokumen kependudukan kini menjadi syarat utama dalam hampir seluruh pelayanan publik, termasuk pendidikan, kesehatan, perbankan, hingga bantuan sosial.

Karena itu, masyarakat diimbau memastikan seluruh dokumen kependudukan dimiliki dan selalu diperbarui apabila terjadi perubahan data.

Di era digital, lanjut Heri, berbagai layanan administrasi kependudukan juga telah terintegrasi secara elektronik sehingga kelengkapan data menjadi semakin penting untuk mendukung pelayanan publik yang cepat dan akurat.

Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, mengatakan bahwa pelayanan Adminduk menjadi salah satu kegiatan nonfisik yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Menurutnya, masih banyak warga yang memerlukan pendampingan dalam proses pengurusan dokumen kependudukan.

“Melalui sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, kami berharap masyarakat semakin mudah mengurus administrasi kependudukan sekaligus memahami pentingnya memiliki dokumen yang lengkap,” katanya.

Antusiasme masyarakat pun terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah seorang warga Desa Kesongo, Siska, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya pelayanan Disdukcapil di desanya.

Menurutnya, layanan tersebut menghemat waktu dan biaya karena warga tidak lagi harus datang ke kantor Disdukcapil yang jaraknya cukup jauh.

“Kami sangat senang karena pelayanan administrasi kependudukan hadir langsung di desa. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan karena benar-benar memudahkan masyarakat,” ungkapnya.

Melalui sinergi antara TNI, Disdukcapil, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, dan pemerintah desa, TMMD ke-129 tidak hanya mempercepat pembangunan fisik, tetapi juga memperluas akses pelayanan publik.

Kehadiran layanan administrasi kependudukan di Desa Kesongo menjadi bukti bahwa TMMD turut berperan meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memastikan setiap warga memperoleh hak administrasi secara mudah, cepat, dan merata. (aj)