Beranda Nasional KSPI Buka Suara Soal Kabar BBM Naik, Ini Pesannya ke Masyarakat

KSPI Buka Suara Soal Kabar BBM Naik, Ini Pesannya ke Masyarakat

IMG 20260526 WA0002

JAKARTA – Masyarakat diminta tidak terburu-buru percaya terhadap isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang belakangan ramai beredar di berbagai platform media sosial maupun percakapan publik.

Hingga saat ini, pemerintah disebut belum mengeluarkan keputusan resmi terkait kenaikan harga BBM.

Penanggung Jawab Aksi KSPI dan Partai Buruh, Nu’man Fauzi, menghimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang sumber maupun kebenarannya belum dapat dipastikan.

Dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (25/5/2026), Nu’man menegaskan bahwa hingga kini belum ada pernyataan resmi pemerintah mengenai kebijakan kenaikan BBM.

Karena itu, ia meminta masyarakat bersikap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

“Jangan sampai masyarakat dibuat panik oleh isu yang belum jelas kebenarannya. Sampai hari ini belum ada keputusan resmi pemerintah terkait kenaikan harga BBM,” ujar Nu’man Fauzi.

Dia mengingatkan bahwa penyebaran kabar yang tidak terverifikasi berpotensi memicu keresahan sosial di tengah masyarakat.

Bahkan, isu yang belum pasti dapat berdampak pada naiknya harga kebutuhan pokok hingga memicu aksi penimbunan barang di lapangan.

Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat saat ini membutuhkan suasana yang kondusif dan penuh kepastian.

Karena itu, semua pihak diharapkan dapat menahan diri dan lebih mengedepankan informasi yang akurat serta berasal dari sumber resmi pemerintah.

KSPI dan Partai Buruh juga meminta media sosial, kelompok masyarakat, hingga berbagai elemen publik untuk tidak membangun opini yang justru memperkeruh situasi.

Nu’man menambahkan, apabila nantinya pemerintah mengambil kebijakan strategis terkait energi, maka keputusan tersebut diharapkan dilakukan secara terbuka dan mempertimbangkan kondisi rakyat kecil, termasuk buruh, nelayan, petani, dan masyarakat menengah ke bawah.

KSPI bersama Partai Buruh, kata dia, akan terus mengawal setiap kebijakan publik agar tetap berpihak kepada kepentingan rakyat serta menjaga stabilitas sosial di tengah situasi ekonomi yang masih dinamis. (dpw)