Beranda Daerah Bukan Hanya Pasar Murah, PASS ISYA Ngraseh Dander Bojonegoro Hadirkan Sembako dan...

Bukan Hanya Pasar Murah, PASS ISYA Ngraseh Dander Bojonegoro Hadirkan Sembako dan Layanan NIB

BOJONEGORO – Lapangan Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, mendadak ramai dipadati masyarakat pada Jumat (6/11/2026).

Warga dari berbagai kalangan berbondong-bondong mendatangi kegiatan Pasar Rakyat 2026 atau Pasar Setelah Isyak (PASS ISYA) yang menghadirkan beragam kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih terjangkau.

Antusiasme masyarakat sudah terlihat sejak sore hari, mulai dari ibu rumah tangga, bapak-bapak, kalangan lanjut usia, anak muda hingga anak-anak turut meramaikan kegiatan tersebut.

Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk berbelanja berbagai kebutuhan sekaligus menikmati suasana pasar rakyat yang dikemas meriah.

Beragam produk tersedia dalam kegiatan ini, mulai dari bahan pokok atau sembako, makanan ringan, aneka kue, produk kuliner, hingga mainan anak-anak.

Kehadiran berbagai lapak tersebut menjadikan PASS ISYA bukan cuma tempat berbelanja, tetapi juga ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya kepada masyarakat.

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan transaksi jual beli.

Pemerintah juga menyediakan berbagai layanan publik melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bojonegoro.

Masyarakat dapat memanfaatkan pelayanan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), pelayanan dan pendampingan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), pelayanan serta pendampingan perizinan melalui Online Single Submission (OSS), hingga konsultasi dan sosialisasi perizinan berusaha maupun nonberusaha.

Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mendapatkan akses kebutuhan pokok dengan harga bersaing, tetapi juga memperoleh kemudahan mengurus legalitas usaha secara langsung.

Kegiatan PASS ISYA di Desa Ngraseh ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari.

Kehadirannya diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, membuka peluang pemasaran bagi UMKM, sekaligus mendekatkan pelayanan pemerintah kepada warga.

Manfaat kegiatan pasar rakyat ini dirasakan langsung oleh masyarakat.

Salah satunya Yadi, warga RT 12 RW 02, Dusun Ngraseh, Desa Ngraseh.

Dia mengaku senang dan terbantu dengan adanya kegiatan pasar murah yang digelar di lingkungan tempat tinggalnya.

“Keberadaan pasar rakyat memberikan alternatif belanja kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih ekonomis dibandingkan harga di sejumlah toko,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Sumaroh, warga RT 12 RW 03, Desa Ngraseh.

Dia mengaku gembira karena bisa mendapatkan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.

Sumaroh mencontohkan harga minyak goreng yang di toko biasanya mencapai Rp17.500, sedangkan di pasar rakyat tersebut dijual Rp15.000.

Artinya, terdapat selisih harga Rp2.500 yang cukup membantu menghemat pengeluaran rumah tangga.

Dirinya berharap Pemerintah Kabupaten Bojonegoro semakin sering menggelar kegiatan pasar murah, khususnya untuk komoditas sembako yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

“Harapannya kegiatan seperti ini lebih sering diadakan, terutama untuk bahan sembako. Setidaknya bisa membantu menekan pengeluaran belanja rumah tangga. Selisih harga Rp1.000 hingga Rp2.500 saja sudah cukup terasa bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ramainya pengunjung PASS ISYA di Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, menunjukkan bahwa kegiatan pasar rakyat masih menjadi salah satu agenda yang dinantikan masyarakat.

Selain membantu warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan.

Perpaduan antara pasar murah, produk UMKM, hiburan belanja, serta pelayanan perizinan menjadi daya tarik tersendiri.

Masyarakat mendapatkan manfaat langsung, sementara pelaku usaha memperoleh ruang untuk berkembang.

Melalui kegiatan PASS ISYA 2026, diharapkan geliat ekonomi masyarakat Desa Ngraseh dan sekitarnya semakin meningkat serta memberikan dampak positif bagi perekonomian Kabupaten Bojonegoro. (aj)

Artikel sebelumyaPrakiraan Cuaca Bojonegoro 7 November 2026, Warga Diminta Waspada
Artikel berikutnyaPeduli Sesama, PTPN I Regional 1 Targetkan Donor Darah Rutin Tiap Tiga Bulan di Deli Serdang