Beranda Infotaiment Prakiraan Cuaca Bojonegoro 7 November 2026, Warga Diminta Waspada

Prakiraan Cuaca Bojonegoro 7 November 2026, Warga Diminta Waspada

BOJONEGORO – Kondisi cuaca di Kabupaten Bojonegoro pada Sabtu (7/11/2026) diprakirakan didominasi cerah hingga berawan.

Berdasarkan informasi prakiraan cuaca BMKG yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Bojonegoro, suhu udara diperkirakan mencapai 31 derajat Celsius pada siang hari.

Meski sejumlah wilayah dipantau dalam kondisi cerah, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

Pasalnya, dalam laporan kejadian kebencanaan, tercatat pohon tumbang serta kerusakan rumah akibat hujan deras yang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Bojonegoro.

Berdasarkan laporan harian BPBD Bojonegoro yang dimulai pukul 07.00 WIB, kondisi cuaca pada pagi hari diprakirakan cerah berawan dengan suhu 27 derajat Celsius.

Angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan 2,7 kilometer per jam dan tingkat kelembapan mencapai 77 persen.

Memasuki siang hari, cuaca diperkirakan cerah dengan suhu meningkat hingga 31 derajat Celsius.

Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan 2,4 kilometer per jam, sementara kelembapan udara berada di angka 46 persen.

Pada malam hari, kondisi cuaca diprediksi berubah menjadi berawan.

Suhu udara berada di kisaran 26 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 91 persen.

Angin bertiup dari tenggara dengan kecepatan 4,7 kilometer per jam.

Sementara itu, pada dini hari, cuaca diprakirakan masih berawan dengan suhu sekitar 26 derajat Celsius.

Angin dari arah tenggara memiliki kecepatan 5,2 kilometer per jam.

Di balik prakiraan cuaca yang relatif cerah, laporan BPBD Bojonegoro juga mencatat adanya kejadian bencana di beberapa wilayah.

Pohon tumbang dilaporkan terjadi di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk.

Selain itu, sejumlah rumah mengalami kerusakan akibat hujan deras yang disertai angin kencang di Desa Senganten dan Desa Gondang, Kecamatan Gondang.

Kejadian tersebut menjadi pengingat bahwa perubahan kondisi cuaca dapat terjadi sewaktu-waktu.

Warga dihimbau tetap berhati-hati, khususnya ketika terjadi hujan deras dan angin kencang.

Di sisi lain, hasil pemantauan debit Sungai Bengawan Solo yang bersumber dari Perum Jasa Tirta I Divisi Jasa ASA III Bengawan Solo menunjukkan kondisi masih normal.

Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo tercatat berada pada angka 6,00 meter dengan status normal dan tren pergerakan debit air stabil.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai tetap diharapkan memperhatikan perkembangan informasi ketinggian air, terutama apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu.

BPBD Kabupaten Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti pohon tumbang, angin kencang, dan hujan deras.

Warga juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan kondisi darurat atau kejadian bencana di lingkungan masing-masing agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas terkait.

Informasi kebencanaan dan perkembangan kondisi cuaca dapat dipantau melalui kanal resmi BPBD Kabupaten Bojonegoro. (aj)

Artikel sebelumyaPelantikan Sekdes Pejok Kepohbaru Bojonegoro Jadi Perhatian, Brian Pikto Naldi Ternyata Anak Kades Guntur
Artikel berikutnyaBukan Hanya Pasar Murah, PASS ISYA Ngraseh Dander Bojonegoro Hadirkan Sembako dan Layanan NIB