BOJONEGORO – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro bekerja ekstra sepanjang Selasa (30/6/2026).
Dalam kurun waktu satu hari, petugas berhasil menangani empat peristiwa kebakaran yang terjadi di sejumlah lokasi berbeda, mulai dari lahan tebu, kabel listrik, hingga rumpun bambu.
Peristiwa pertama terjadi pada dini hari di Petak 141 RPH Jeblokan, Desa Bakulan, Kecamatan Temayang.
Kebakaran menghanguskan sekitar 0,80 hektare lahan tebu dengan perkiraan kerugian mencapai Rp18 juta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab hingga akhirnya merembet ke area perkebunan tebu.
Tak lama berselang, kebakaran lahan tebu kembali terjadi di Dusun Samberejo, Desa Setren, Kecamatan Ngasem.
Tim Damkarmat Pos Ngasem yang dibantu Pos Ngambon bergerak cepat ke lokasi dan berhasil mengendalikan kobaran api.
Sekitar lima hektare lahan tebu terdampak kebakaran. Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan kurang lebih satu hektare lahan sehingga api tidak meluas ke area yang lebih besar.
Selain kebakaran lahan, Damkarmat Pos Kota juga menerima laporan adanya kebakaran kabel listrik akibat hubungan arus pendek di Jalan Dr. Cipto Nomor 111, Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Bojonegoro.
Berkat respon cepat petugas, api berhasil dipadamkan sebelum menimbulkan kerusakan yang lebih besar.
Setelah proses pemadaman selesai, petugas juga memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya memeriksa kondisi instalasi listrik secara berkala guna mencegah kebakaran akibat korsleting.
Sementara itu, kejadian lain terjadi di Desa Papringan, Kecamatan Temayang.
Api yang berasal dari pembakaran bonggol jagung merembet hingga membakar rumpun bambu milik warga.
Petugas Damkarmat Pos Temayang berhasil mengendalikan situasi.
Dalam kejadian tersebut, tiga rumpun bambu terbakar, sementara lima rumpun lainnya berhasil diselamatkan sehingga api tidak menyebar ke kawasan sekitar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro, Siswoyo, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada memasuki musim kemarau karena potensi kebakaran cenderung meningkat.
Ia menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran terbuka tanpa pengawasan.
Selain itu, warga juga diminta memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman serta segera melaporkan apabila menemukan potensi maupun kejadian kebakaran agar dapat segera ditangani petugas.
Laporan kebakaran dapat disampaikan melalui Call Center Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro (Pos Kota) di nomor 0823-3066-8443. (Aj)

























