BOJONEGORO – Warga Kabupaten Bojonegoro dapat menjalani aktivitas pada Senin (8/6/2026) dengan kondisi cuaca yang relatif bersahabat.
Berdasarkan laporan harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Bojonegoro, cuaca di wilayah Kota Ledre diprakirakan didominasi kondisi cerah mulai pagi hingga malam hari.
Pada pagi hari, cuaca Bojonegoro diprediksi cerah dengan suhu udara mencapai 26 derajat Celsius.
Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 6,8 kilometer per jam, sementara tingkat kelembapan berada di angka 77 persen.
Memasuki siang hari, cuaca Bojonegoro masih bertahan cerah. Suhu udara meningkat hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan turun menjadi 57 persen.
Kecepatan angin juga meningkat menjadi 15,5 kilometer per jam dari arah tenggara.
Saat malam tiba, kondisi cuaca Bojonegoro masih cenderung cerah dengan suhu berkisar 26 derajat Celsius.
Angin tetap bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 14,5 kilometer per jam dan kelembapan udara mencapai 76 persen.
Sementara itu, pada dini hari cuaca Bojonegoro diperkirakan berubah menjadi berawan.
Suhu udara turun hingga 22 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi, mencapai 91 persen.
Angin bergerak dari arah barat dengan kecepatan sekitar 1,7 kilometer per jam.
Hasil pemantauan visual di sejumlah wilayah menunjukkan kondisi langit umumnya berawan.
Pantauan tersebut meliputi wilayah Bojonegoro Kota, Bojonegoro Selatan, Bojonegoro Timur, hingga Bojonegoro Barat.
Di sisi lain, BPBD Bojonegoro melaporkan tidak terdapat kejadian bencana maupun insiden yang menonjol selama periode pemantauan.
Situasi di seluruh wilayah kabupaten terpantau aman dan kondusif.
Untuk kondisi Sungai Bengawan Solo, berdasarkan data Perum Jasa Tirta I Divisi Jasa ASA III Bengawan Solo, tinggi muka air (TMA) tercatat berada pada level 6,42 meter.
Status sungai masih berada dalam kategori normal dengan tren debit air yang terus mengalami penurunan.
Kondisi tersebut menjadi kabar positif bagi masyarakat, terutama warga yang tinggal di kawasan bantaran Bengawan Solo.
Meski demikian, masyarakat tetap dihimbau untuk selalu memantau informasi cuaca dan perkembangan tinggi muka air sungai melalui kanal resmi BPBD Bojonegoro guna mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
BPBD Bojonegoro juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kewaspadaan serta segera melaporkan apabila menemukan potensi kejadian kebencanaan di lingkungan sekitar. (aj)

























