BOJONEGORO – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kota Baru Bojonegoro atau Pasar Banjarejo, Senin pagi (25/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus memantau kondisi perdagangan menjelang momentum Hari Raya Idul Adha.
Sejak pagi, suasana pasar di Jalan JA Suprapto Bojonegoro tampak lebih ramai dari biasanya.
Kehadiran orang nomor satu di Jawa Timur itu langsung menarik perhatian pedagang maupun pembeli yang memadati area pasar tradisional terbesar di Kota Bojonegoro tersebut.
Dalam agenda tersebut, Khofifah didampingi Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono, Wakil Bupati Bojonegoro Hj. Nurul Azizah, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jatim dan Pemkab Bojonegoro, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Turut hadir Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Wahyuni, Kepala Bakorwil II Bojonegoro Dr. Tri Wahyu Liswati, Kabulog Bojonegoro Umar Said, Camat Bojonegoro David, Kepala Pasar Banjarejo Pepy, hingga Kapolsek Bojonegoro Kota Kompol Agus Elfauzi, S.Sos., M.M.
Kapolsek Bojonegoro Kota Kompol Agus Elfauzi mengatakan pihak kepolisian melakukan pengamanan dan monitoring selama kegiatan berlangsung guna memastikan situasi tetap aman, tertib dan lancar.
“Pengamanan dilakukan agar seluruh rangkaian kunjungan berjalan kondusif dan masyarakat tetap merasa nyaman saat beraktivitas di pasar,” ujarnya.
Sekitar pukul 08.15 WIB, rombongan gubernur tiba di lokasi dan langsung menyusuri sejumlah kios sembako, lapak pedagang, hingga area lesehan pasar.
Gubernur Khofifah tampak aktif berdialog dengan pedagang terkait harga bahan pokok, stok pangan, serta kondisi daya beli masyarakat saat ini.
Tidak hanya melakukan pengecekan harga, Khofifah juga membeli sejumlah kebutuhan pokok dari pedagang pasar.
Aksi tersebut sontak mendapat sambutan antusias dari warga yang berada di lokasi.
Dalam kunjungan itu, Gubernur Jawa Timur juga menyerahkan bantuan kepada tukang becak dan pedagang kecil berupa uang tunai Rp100 ribu serta paket sembako berisi beras dan minyak goreng.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kecil di tengah kondisi ekonomi yang terus bergerak dinamis.
Kegiatan kunjungan di Pasar Kota Baru Bojonegoro berakhir sekitar pukul 09.20 WIB dalam situasi aman dan kondusif.
Setelah dari pasar, rombongan gubernur melanjutkan agenda menuju PT Kareb Alam Sejahtera (MPS Dander) untuk penyaluran BLT Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sekaligus peresmian Masjid Nur Khofifah. (aj)
























