BONE BALANGO – Momen pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD di Hotel Madinah, Kabupaten Bone Balango, Kamis (09/04/2026), menuai sorotan publik.
Pasalnya, kehadiran Wakil Bupati Bone Bolango, Risman Tolingguhu, justru tidak diikuti dengan penyebutan nama maupun jabatannya dalam susunan acara resmi.
Padahal, kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Bone Bolango tersebut berlangsung penuh sejak awal kegiatan.
Namun, dalam rangkaian protokol, tidak ada penyebutan ataupun penghormatan yang lazim diberikan kepada pejabat daerah setingkat wakil bupati.
Situasi ini langsung memicu tanda tanya dan kritik dari berbagai kalangan.
Sejumlah pihak menilai adanya kelalaian dalam pelaksanaan protokol acara, khususnya dari pembawa acara (MC) yang dinilai tidak menjalankan tata aturan secara semestinya.
Kekecewaan juga datang dari masyarakat Bone Balango, mereka menilai kejadian tersebut sebagai bentuk kurangnya penghargaan terhadap pimpinan daerah yang masih aktif menjabat.
“Sangat disayangkan. Wakil Bupati hadir, tapi namanya tidak disebutkan sama sekali. Ini jelas tidak pantas dalam forum resmi pemerintahan,” ungkap salah satu warga Bone Bolango berinisial AS.
Ia menegaskan bahwa posisi Risman Tolingguhu sebagai Wakil Bupati Bone Balango tidak bisa diabaikan, terlebih dalam agenda formal seperti Musrenbang yang melibatkan banyak pemangku kepentingan.
Menurutnya, etika dan tata protokol harus dijaga dengan baik sebagai bentuk penghormatan terhadap jabatan dan institusi pemerintahan.
Lebih lanjut, masyarakat Bone Balango meminta klarifikasi dari pihak penyelenggara, khususnya bagian protokol yang bertanggung jawab atas susunan acara.
“Kami berharap ada penjelasan resmi. Jangan sampai kejadian seperti ini dianggap sepele dan terulang kembali,” tambahnya.
Ini seharusnya menjadi catatan, bahwa pentingnya ketelitian dan profesionalitas dalam penyelenggaraan acara pemerintahan.
Selain menyangkut tata krama, hal tersebut juga berhubungan dengan citra institusi serta penghormatan terhadap pejabat publik.
Ke depan, masyarakat Bone Balango berharap pelaksanaan kegiatan resmi dapat lebih memperhatikan aspek protokol agar tetap berjalan tertib, profesional, dan menghormati semua pihak yang hadir. (Tim Sembilan)

























