Beranda Infotaiment Prestasi Membanggakan, Pimpinan Lapas Bojonegoro Terima Angling Dharma Award

Prestasi Membanggakan, Pimpinan Lapas Bojonegoro Terima Angling Dharma Award

IMG 20260328 WA0012

BOJONEGORO — Kinerja gemilang Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Bojonegoro, Harry Winarca, akhirnya mendapat pengakuan.

Ia sukses meraih penghargaan Angling Dharma PWI Award 2026 dalam kategori Pimpinan Lembaga, berkat komitmen dan konsistensinya dalam meningkatkan pelayanan hukum, pembinaan warga binaan, serta keterbukaan informasi kepada publik.

Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PWI Bojonegoro, Sasmito Anggoro, dalam seremoni yang digelar di Aula Angling Dharma, Pemkab Bojonegoro, Jumat (27/3/2026).

Penilaian penghargaan ini tidak dilakukan secara sembarangan. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menetapkan sejumlah indikator penting, mulai dari kualitas kepemimpinan, pelayanan publik, pembinaan warga binaan, hingga transparansi informasi kepada media.

Di bawah kepemimpinan Harry Winarca, Lapas Bojonegoro dinilai menunjukkan perubahan signifikan.

Berbagai langkah tegas dilakukan, seperti razia rutin guna memberantas peredaran barang terlarang, termasuk handphone ilegal, praktik pungutan liar, hingga narkoba di dalam lapas.

Tak hanya fokus pada penegakan aturan, suasana lapas juga berhasil dijaga tetap bersih, aman, dan tertib.

Pelayanan terhadap keluarga warga binaan pun terus ditingkatkan, sehingga menghadirkan kesan lebih humanis dan profesional.

Salah satu poin yang menjadi sorotan adalah keterbukaan komunikasi dengan insan pers.

Hal ini dinilai sebagai bentuk nyata transparansi publik yang semakin diperkuat oleh jajaran Lapas Bojonegoro.

Dalam pernyataannya, Harry Winarca menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran.

“Penghargaan ini adalah milik bersama. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga integritas, meningkatkan pelayanan, dan memperkuat sinergi, termasuk dengan rekan-rekan media,” ungkapnya.

Dia juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga Lapas Bojonegoro tetap steril dari pelanggaran serta meningkatkan transparansi dalam pelayanan publik.

“Kami akan terus memastikan lingkungan lapas aman, tertib, dan bebas dari praktik yang melanggar aturan, sekaligus membuka ruang komunikasi yang sehat dengan media,” tegasnya.

Penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi Lapas Bojonegoro untuk terus berinovasi, menghadirkan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis, transparan, dan berintegritas di masa mendatang. (aj)