Beranda Daerah Miris, Jalan Strategis di Ngemplak Baureno Bojonegoro Dibiarkan Rusak Parah

Miris, Jalan Strategis di Ngemplak Baureno Bojonegoro Dibiarkan Rusak Parah

IMG 20260327 WA0016

BOJONEGORO – Kondisi jalan rusak di wilayah Desa Ngemplak, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, kembali menjadi perhatian warga.

Ruas jalan sepanjang kurang lebih 700 meter yang berada di sebelah barat Dusun Dero, Desa Ngemplak, wilayah Bojonegoro timur ini dinilai tak kunjung tersentuh pembangunan, meski memiliki peran vital sebagai jalur penghubung antar desa.

Jalan tersebut mengarah ke wilayah telon Kenteng, Pohwates hingga rel kereta api di jalur Bojonegoro–Babat, tepatnya masuk wilayah Desa Banjaranyar.

Selain itu, akses ini juga menghubungkan sejumlah desa lain di Kecamatan Kepohbaru seperti Bayemgede, Turigede, Balongdowo, Sumberagung hingga Nglumber.

Warga yang melintas mengaku sudah lama mengeluhkan kondisi jalan yang memprihatinkan.

Permukaan jalan yang tidak layak membuat pengendara, khususnya roda dua, harus ekstra hati-hati saat melintas.

“Sudah sejak dulu kondisinya seperti ini, belum ada perbaikan. Harapan kami jalan ini bisa segera dibangun seperti jalan lain,” ungkap warga yang berinisial ZA, salah satu pengendara yang sering melintasi jalan tersebut, Jum’at (27/3/2026).

Keluhan serupa juga disampaikan para petani sekitar yang kerap menggunakan jalur tersebut untuk aktivitas sehari-hari.

Mereka menilai, jalan ini sebenarnya sangat strategis karena menjadi jalur alternatif penghubung antar wilayah tanpa harus memutar jauh.

Namun, kondisi jalan yang rusak parah membuat kendaraan roda empat mulai jarang melintas.

Bahkan saat musim hujan, jalan menjadi licin dan sulit dilalui, sehingga berisiko tinggi bagi pengendara.

Padahal, jika diperbaiki, jalur ini diyakini akan ramai digunakan masyarakat.

Akses yang lebih baik akan mempersingkat jarak tempuh antar desa, khususnya bagi warga dari Pohwates menuju Bayemgede maupun Woro, Kecamatan Kepohbaru, tanpa harus memutar jauh.

Warga berharap pemerintah desa dan Pemkab Bojonegoro segera turun tangan untuk memperbaiki jalan tersebut.

Mereka menilai, pembangunan infrastruktur ini sangat penting demi kelancaran mobilitas serta keselamatan pengguna jalan.

“Semoga segera ada perhatian dari pemerintah. Jalan ini penting bagi kami,” harap ZA.

Kondisi ini menjadi pengingat bahwa pemerataan pembangunan infrastruktur masih menjadi kebutuhan mendesak, terutama di wilayah penghubung antar desa yang berperan besar dalam aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Bojonegoro. (aj)