MEDIA CAHAYA BARU – Bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera, termasuk Aceh, tak memadamkan harapan dan cinta.
Di tengah puing-puing kayu dan sisa genangan banjir, sepasang pengantin di Aceh Tamiang memilih tetap melangsungkan pernikahan mereka.
Momen penuh haru itu terekam secara tak terduga saat artis Arie Untung turun langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan ke lokasi terdampak banjir di Aceh Tamiang.
Tanpa direncanakan, Arie Untung justru menjadi saksi kebahagiaan dua insan yang mengikat janji suci di pengungsian.
“Lagi fokus menyalurkan bantuan, tiba-tiba malah jadi saksi nikah,” tulis akun Instagram @lajupeduliofficial, Kamis (18/12/2025).
“Di tengah puing-puing dan banjir yang belum sepenuhnya surut, haru dan bahagia tetap menemukan jalannya,” lanjut keterangan unggahan tersebut.
Pasangan pengantin yang diketahui bernama Aulia Iskandar dan Nurul Aini itu menggelar akad nikah secara sederhana di posko pengungsian bersama warga sekitar.
Meski jauh dari kata mewah, suasana kebersamaan dan kehangatan begitu terasa.
“Pernikahan digelar sederhana di tempat pengungsian bersama warga,” tulis akun tersebut.
Dalam video yang beredar, warga pengungsi tampak bertepuk tangan, menyambut bahagia momen sakral tersebut.
Tenda dapur umum dan bangunan rumah rusak terlihat jelas menjadi latar belakang akad nikah.
“Lihat pasangan ini, mereka menikah,” ucap Arie Untung dengan nada haru, yang langsung disambut tepuk tangan warga.
Saat ditanya kondisi rumah keluarga, kedua mempelai mengungkapkan bahwa tempat tinggal mereka juga ikut terdampak banjir dan longsor.
Unggahan tersebut sontak mengundang simpati dan doa dari warganet. Ribuan komentar mengalir, mendoakan kebahagiaan dan keteguhan hati pasangan pengantin baru itu.
“Semoga menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah,” tulis akun @opii*****
“Allah berkahi setiap langkah hidupnya dan dimudahkan semua urusannya,” tulis akun @ibn********
“Bahagia di tengah musibah, semoga jadi berkah untuk semuanya,” komentar akun @suard**********
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Sumatera mencapai 1.059 orang hingga Rabu (17/12/2025).
Jumlah tersebut bertambah setelah ditemukannya dua jenazah di Aceh Utara dan empat jenazah di Tapanuli Tengah.
Hingga kini, sebanyak 192 orang masih dalam pencarian di tiga provinsi.
Adapun jumlah warga yang masih mengungsi tercatat sekitar 577.600 jiwa, berkurang dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 606.040 jiwa.
BNPB terus melakukan pemutakhiran data dan mempercepat penanganan bagi warga terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. (Red)

























