BOJONEGORO – Perubahan mencolok kini dirasakan warga Dusun Mundu dan Dusun Kedungpandan, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Jalan yang sebelumnya kerap menyulitkan aktivitas warga kini berubah menjadi akses beton yang lebih nyaman setelah pembangunan melalui program TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro rampung.
Total jalan cor beton yang dibangun mencapai 1,04 kilometer, terdiri dari 550 meter di Dusun Kedungpandan dan 490 meter di Dusun Mundu.
Kedua ruas tersebut memiliki lebar 3 meter dan kini telah selesai dikerjakan.
Perubahan kondisi jalan langsung terasa dalam aktivitas warga. Selasa (11/8/2026), kendaraan warga tampak lebih mudah melintas untuk membawa berbagai kebutuhan, termasuk hasil pertanian, pakan ternak maupun kayu bakar.
Sebelum diperbaiki, kondisi sejumlah titik jalan menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat.
Permukaan yang rusak, batu lepas hingga genangan saat musim hujan membuat perjalanan warga menjadi kurang nyaman dan berisiko.
Kini, akses tersebut berubah menjadi jalur penting yang mendukung mobilitas masyarakat sehari-hari.
Petani dapat membawa hasil pertanian dengan lebih mudah, pedagang dan warga yang hendak berbelanja juga memiliki akses yang lebih nyaman.
Begitu pula anak-anak sekolah dan masyarakat yang membutuhkan akses menuju fasilitas pelayanan umum.
Manfaat pembangunan jalan tersebut tidak berhenti pada persoalan kenyamanan berkendara.
Infrastruktur yang lebih baik juga diharapkan mampu memangkas waktu perjalanan, mengurangi biaya transportasi, serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan berbagai kebutuhan masyarakat.
Bagi Desa Kesongo, jalan beton tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pergerakan ekonomi masyarakat.
Akses yang semakin mudah membuat aktivitas warga menjadi lebih efisien dan membuka peluang berkembangnya kegiatan ekonomi di kawasan tersebut.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, mengatakan pembangunan akses jalan diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Akses yang semakin baik dipastikan mempermudah distribusi hasil pertanian, memperlancar pelayanan kesehatan, mempercepat akses pendidikan, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di wilayah sekitarnya,” ujar Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan jalan tersebut juga tidak lepas dari dukungan dan keterlibatan masyarakat.
Selama pelaksanaan TMMD, TNI dan warga bekerja bersama menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan di Desa Kesongo.
Jalan sepanjang 1,04 kilometer itu akhirnya bukan sekedar hamparan beton baru.
Infrastruktur tersebut menjadi akses penghubung yang diharapkan mampu memperkuat aktivitas sosial sekaligus menggerakkan roda perekonomian warga.
Program TMMD ke-129 pun kembali menunjukkan bahwa pembangunan hingga pelosok desa dapat memberikan dampak langsung ketika TNI, pemerintah daerah dan masyarakat bergerak dalam satu langkah. (aj)

























