BOJONEGORO – Semangat pantang menyerah terus ditunjukkan personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro.
Di tengah teriknya cuaca musim kemarau, para prajurit bersama warga tetap bekerja tanpa henti untuk mempercepat pembangunan jalan cor beton di Dusun Mundu, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem.
Pembangunan jalan sepanjang 490 meter dengan lebar 3 meter itu menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD ke-129 yang diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Pantauan di lokasi pada Sabtu (25/7/2026) memperlihatkan kebersamaan yang begitu kuat.
Personel TNI dan masyarakat bekerja berdampingan mengangkut material, mengaduk adonan beton, hingga meratakan pengecoran.
Tidak ada sekat antara prajurit dan warga, seluruh pekerjaan dilakukan dengan semangat gotong royong demi mempercepat penyelesaian proyek.
Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, mengatakan pembangunan jalan tersebut menjadi prioritas karena memiliki manfaat besar bagi aktivitas masyarakat.
“Secara fisik tentu kami merasakan lelah, tetapi semangat untuk mengabdi kepada masyarakat tidak pernah surut. Setiap meter jalan yang berhasil diselesaikan akan memberikan manfaat nyata bagi mobilitas dan kesejahteraan warga,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan jalan ini merupakan bagian dari program TMMD yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, dengan tujuan mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
Sebelum dilakukan pengecoran, akses jalan di Dusun Mundu masih berupa paving block yang kondisinya banyak mengalami kerusakan.
Saat musim kemarau, debu tebal sering mengganggu aktivitas warga, sementara ketika dilalui kendaraan, jalan terasa kurang nyaman dan menyulitkan mobilitas masyarakat, termasuk anak-anak yang berangkat ke sekolah maupun petani yang mengangkut hasil panen.
Kehadiran Satgas TMMD tidak hanya membawa perubahan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangkitkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.
Warga secara sukarela ikut membantu setiap tahapan pekerjaan, mulai dari mengangkut material hingga menyiapkan konsumsi bagi personel yang bekerja di lapangan.
Salah seorang warga Dusun Mundu, Hartono (56), mengaku bersyukur atas pembangunan jalan yang dilakukan melalui program TMMD.
Menurutnya, kondisi jalan sebelumnya cukup memprihatinkan dan sering menyulitkan aktivitas sehari-hari.
Ia berharap, setelah pembangunan selesai, akses masyarakat menjadi lebih mudah dan nyaman.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Jalan ini sudah lama kami harapkan diperbaiki. Nantinya kami juga akan bersama-sama menjaga dan merawat hasil pembangunan ini,” tuturnya.
Pengerjaan jalan cor beton tersebut ditargetkan rampung sesuai jadwal pada pertengahan Agustus 2026.
Dengan kolaborasi antara Satgas TMMD dan masyarakat yang terus terjalin, target penyelesaian diyakini dapat tercapai tepat waktu.
Pembangunan jalan di Dusun Mundu menjadi bukti nyata bahwa program TMMD tidak hanya menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Dari semangat kebersamaan itulah lahir harapan baru bagi meningkatnya mobilitas, perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Desa Kesongo. (aj)

























