Beranda Infotaiment Kecamatan Pucuk Lamongan Bergerak Cepat, Targetkan Desa Lebih Responsif

Kecamatan Pucuk Lamongan Bergerak Cepat, Targetkan Desa Lebih Responsif

IMG 20260416 WA0016

LAMONGAN – Upaya mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan desa terus didorong di Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan.

Hal ini tercermin dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bulanan yang digelar pada Rabu (15/4/2026), yang berlangsung dinamis dan penuh gagasan strategis.

Forum ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah kecamatan hingga desa, dalam mengawal program prioritas nasional dan daerah.

Rakor dihadiri langsung oleh Camat Pucuk Nurul Misbah, jajaran kepala desa se-Kecamatan Pucuk, Sekcam Luluk, Kapolsek Suud, serta PJ Danramil 0812/26 Pucuk Dol Kholil.

Dalam arahannya, Camat Pucuk menekankan bahwa percepatan program pemerintah tidak bisa berjalan tanpa sinergi yang kuat di tingkat desa.

Ia menyoroti sejumlah program strategis, seperti penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai penggerak ekonomi lokal, serta program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai penting untuk masa depan generasi.

“Peran pemerintah desa sangat vital. Mereka adalah ujung tombak yang menentukan keberhasilan program di lapangan,” tegasnya.

Tak hanya itu, Rakor juga menyoroti kewajiban penyelesaian pajak desa yang harus dilakukan tepat waktu.

Hal ini dianggap sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Dari sisi keamanan, Kapolsek Pucuk mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas kamtibmas.

Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif menjadi kunci utama agar seluruh program pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan.

Sementara itu, pihak TNI melalui Danramil menegaskan komitmen kolaborasi lintas sektor.

Sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dinilai harus terus diperkuat, terutama dalam program-program yang langsung menyentuh masyarakat.

Isu lain yang turut menjadi perhatian adalah percepatan pengisian perangkat desa yang masih kosong di sejumlah wilayah.

Kekosongan jabatan dinilai berpotensi menghambat jalannya pemerintahan dan pelayanan publik.

Dengan Rakor ini, seluruh elemen di Kecamatan Pucuk diharapkan semakin solid dan responsif.

Kolaborasi yang kuat diyakini mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih optimal sekaligus mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan. (as)