BOJONEGORO — Sosok bocah berbakat asal Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, mendadak mencuri perhatian publik.
Ia adalah Daffa Ardian Pratama, siswa kelas 3 SD di Bojonegoro yang memiliki kemampuan luar biasa dalam merakit perangkat elektronik secara otodidak.
Kepiawaian Daffa bahkan menarik perhatian Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, yang secara langsung mengunjungi kediamannya pada Senin (13/04/2026).
Saat kunjungan berlangsung, Daffa tampak tengah fokus merakit komponen CPU komputer.
Dengan penuh percaya diri, ia juga mengungkapkan impiannya untuk menciptakan inovasi lain yang lebih besar.
“Daffa ingin membuat sepeda listrik,” ujarnya polos namun penuh semangat.
Bakat Daffa ternyata sudah terlihat sejak usia dini. Sejak taman kanak-kanak, ia mulai tertarik pada dunia elektronik.
Dukungan penuh dari orang tua, terutama sang ayah, menjadi kunci perkembangan kemampuannya.
Berbagai karya sederhana pun telah ia hasilkan, mulai dari dimmer pengatur tegangan listrik hingga robot sapu otomatis yang dirakitnya sendiri.
Melihat potensi besar tersebut, Wabup Nurul Azizah memberikan apresiasi berupa bantuan untuk mendukung proyek sepeda listrik yang diimpikan Daffa.
“Nanti kalau sudah selesai dirakit, sepedanya dibawa ke pemkab ya,” kata Nurul sambil tersenyum.
Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Anwar Mukhtadlo dan Kepala Dinas Kesehatan Ninik Susmiati sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap talenta muda.
Wabup berharap kisah Daffa bisa menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk memanfaatkan teknologi, khususnya perangkat digital, secara positif dan produktif.
Menurutnya, kreativitas dan inovasi sejak usia dini perlu terus didukung agar mampu melahirkan generasi unggul di masa depan.
Kisah Daffa menjadi bukti bahwa usia bukanlah batas untuk berkarya.
Dengan rasa ingin tahu, dukungan keluarga, dan semangat belajar, siapa pun bisa menciptakan hal luar biasa. (aj)
























