BOJONEGORO – Gelaran Asian Science and Mathematics Olympiad for Primary and Secondary Schools (ASMOPSS) 2025 pada Kamis (13/11/2025) benar-benar menjadi panggung kemeriahan di Bojonegoro.
Delegasi dari enam negara dibuat terkesima saat diajak menjajal ragam permainan tradisional Indonesia dan eksperimen sains seru yang digelar di SDN Dolokgede serta Lapangan GOR Dolokgede.
Sejak para tamu mancanegara tiba, mereka langsung disambut Tari Gandrung yang memukau. Sorak bahagia terdengar saat peserta dari Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, Tajikistan, dan Kazakhstan mencoba satu per satu permainan khas Nusantara.
Energi dan keceriaan anak-anak makin menambah warna pada kegiatan cultural activity hari itu.
Kasi Kesiswaan Dinas Pendidikan Bojonegoro, Anang Budiantara, menjelaskan bahwa ini merupakan hari ketiga rangkaian ASMOPSS.
Sebelumnya, peserta sudah mengikuti tes praktis sains dan matematika, lalu dilanjutkan kegiatan budaya dan olahraga tradisional di Dolokgede.
“Ini ASMOPSS ke-15, dan kami bangga sekali Bojonegoro dipercaya menjadi tuan rumah. Tahun depan acara ini digelar di Thailand,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh peserta dari berbagai negara dapat membawa pulang pengalaman berkesan selama berada di Indonesia, khususnya di Bojonegoro.
Keceriaan semakin pecah saat peserta mencoba berbagai jenis permainan tradisional, seperti, Jemparing, Bakiak, Egrang, Dakon, Sport bola, Badminton, Renang dan Praktikum sains.
Sorak, tawa, dan yel-yel dukungan terdengar bergantian. Momen kompetisi yang sederhana namun penuh makna ini membuat para delegasi benar-benar menikmati budaya Indonesia.
Napasita, salah satu orangtua peserta asal Thailand, mengaku terkesan dengan keramahan masyarakat Bojonegoro dan kenyamanan cuacanya.
Rasa bangga juga dirasakan peserta lokal. Anam Wahyudi, siswa SMP Negeri 2 Bojonegoro, mengatakan bahwa ASMOPSS memberi pengalaman tak terlupakan.
“Seru banget, saya dapat pengalaman baru. Setelah ini saya mau ikut lomba permainan tradisional,” ujarnya.
Kepala SDN Dolokgede, Mulyani, juga mengungkapkan kebahagiaannya. “Ini pengalaman luar biasa, apalagi menjadi tuan rumah untuk delegasi dari enam negara,” tegasnya. (aj)

























