Beranda TNI/POLRI Dandim Lamongan Minta Babinsa Hadir dan Jadi Solusi bagi Masyarakat

Dandim Lamongan Minta Babinsa Hadir dan Jadi Solusi bagi Masyarakat

LAMONGAN – Penguatan disiplin, soliditas, dan integritas menjadi perhatian utama Komandan Kodim (Dandim) 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo.

Seluruh prajurit TNI dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kodim 0812/Lamongan diminta menjaga profesionalisme, menjunjung tinggi kehormatan institusi, serta menjadi teladan di tengah masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Jam Komandan yang berlangsung di lapangan apel Makodim 0812/Lamongan, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan ini dimanfaatkan sebagai sarana konsolidasi internal sekaligus penyampaian evaluasi dan arahan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas kewilayahan.

Di hadapan seluruh personel, Dandim menekankan bahwa kekuatan satuan tidak semata-mata diukur dari kemampuan menjalankan tugas operasional.

Soliditas antar personel, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keteladanan juga menjadi faktor penting dalam membangun satuan yang tangguh dan dipercaya masyarakat.

Menurutnya, setiap anggota harus mampu menjaga sikap dan perilaku, baik ketika bertugas maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Nama baik institusi merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga melalui tindakan nyata, bukan hanya pernyataan.

“Sebagai benteng terdepan di wilayah, seluruh prajurit Kodim 0812/Lamongan harus senantiasa siap siaga, profesional, dan menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI dalam setiap langkah pelaksanaan tugas,” tegas Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo.

Dalam arahannya, Dandim juga mengingatkan seluruh personel agar menjauhi berbagai bentuk pelanggaran hukum yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun institusi.

Salah satu hal yang menjadi perhatian ialah praktik judi daring atau judi online.

Selain itu, prajurit diminta tidak menyalahgunakan wewenang dan menghindari tindakan lain yang berpotensi mencederai kepercayaan masyarakat terhadap TNI.

Disiplin, lanjutnya, harus tercermin dalam setiap aspek kehidupan prajurit.

Kepatuhan terhadap aturan, tanggung jawab dalam menjalankan amanah, serta kemampuan mengendalikan perilaku merupakan bagian penting dari profesionalisme seorang anggota TNI.

Prajurit juga dituntut menjaga hubungan yang harmonis di lingkungan satuan dan keluarga.

Kehidupan pribadi yang tertata diharapkan dapat mendukung kesiapan personel dalam melaksanakan tugas secara optimal.

Menghadapi dinamika masyarakat yang terus berkembang, seluruh personel Kodim 0812/Lamongan diharapkan mampu bertindak cepat, tepat, dan profesional sesuai tugas serta kewenangannya.

Dandim menegaskan pentingnya menjaga netralitas dan mengedepankan pendekatan humanis ketika berinteraksi dengan masyarakat.

Kehadiran prajurit di wilayah binaan harus memberikan dampak positif, menciptakan rasa aman, serta memperkuat kepercayaan publik.

Hubungan antara TNI dan masyarakat juga perlu terus dipelihara melalui komunikasi yang terbuka, kepedulian sosial, serta keterlibatan dalam kegiatan yang bermanfaat bagi warga.

Dengan pendekatan tersebut, prajurit diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi kewilayahan, tetapi juga mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Perhatian khusus diberikan kepada Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat di wilayah binaan.

Dandim menginstruksikan agar Babinsa senantiasa hadir, membangun komunikasi yang baik, dan memahami kondisi sosial masyarakat.

Mereka juga diharapkan mampu mengidentifikasi berbagai persoalan di wilayah serta membantu mencari solusi melalui koordinasi dengan pihak terkait.

Semangat gotong royong, kepedulian, dan kedekatan dengan warga menjadi modal penting dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Babinsa diharapkan tidak hanya dikenal sebagai aparat teritorial, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang responsif, dapat dipercaya dan mampu memberikan kontribusi positif sesuai kapasitasnya.

Selain menekankan disiplin dan profesionalisme, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo turut mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental seluruh personel.

Kondisi tubuh yang prima dan kesiapan mental merupakan faktor pendukung dalam menghadapi beragam tantangan tugas.

Karena itu, setiap anggota perlu memperhatikan kesehatan serta menjaga keseimbangan antara tanggung jawab kedinasan dan kehidupan keluarga.

Keharmonisan rumah tangga juga menjadi perhatian karena dukungan keluarga dapat membantu personel menjalankan pengabdian dengan lebih baik.

Melalui perhatian terhadap aspek kedinasan dan kehidupan pribadi tersebut, diharapkan seluruh personel mampu menjaga konsistensi kinerja sekaligus menghindari persoalan yang dapat mengganggu pelaksanaan tugas.

Kegiatan Jam Komandan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh keakraban.

Pada kesempatan tersebut, Dandim menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh personel yang selama ini turut berkontribusi menjaga keamanan serta kondusivitas wilayah Kabupaten Lamongan.

Apresiasi tersebut sekaligus menjadi dorongan agar seluruh anggota terus meningkatkan kualitas pengabdian dan mempertahankan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas.

Melalui kegiatan ini, Kodim 0812/Lamongan kembali menegaskan komitmennya untuk membangun prajurit yang disiplin, solid, berintegritas, dan profesional.

Penguatan internal tersebut diharapkan menjadi landasan bagi setiap personel untuk melaksanakan tugas secara bertanggung jawab, menjaga kehormatan institusi, serta mempererat hubungan dengan masyarakat.

Pada akhirnya, profesionalisme prajurit tidak hanya tercermin dari keberhasilan menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga dari sikap, keteladanan dan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

Dengan disiplin yang kuat dan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus terjaga, Kodim 0812/Lamongan diharapkan semakin optimal dalam mendukung terciptanya wilayah yang aman, kondusif, dan harmonis. (as)

Artikel sebelumyaEnam Dusun di Bojonegoro Terima Bantuan Air Bersih dari CV Dimas Jaya Group Selama 12 Hari