BOJONEGORO – Cuaca di Kabupaten Bojonegoro diprakirakan cerah sepanjang Senin (19/10/2026), dengan suhu udara mencapai 32 derajat Celsius pada siang hari.
Di tengah kondisi tersebut, laporan harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Bojonegoro mencatat lima kejadian kebakaran di sejumlah wilayah.
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG yang disampaikan dalam laporan BPBD, kondisi cerah diprediksi berlangsung mulai pagi hingga dini hari.
Suhu udara berkisar 28–32 derajat Celsius, sedangkan arah dan kecepatan angin mengalami perubahan sepanjang hari.
Pada pagi hari, suhu udara diperkirakan mencapai 29 derajat Celsius dengan angin bertiup dari timur berkecepatan 6,3 kilometer per jam, kelembapan udara tercatat 59 persen.
Memasuki siang hari, suhu meningkat menjadi 32 derajat Celsius.
Angin masih bertiup dari timur dengan kecepatan mencapai 23,6 kilometer per jam, sementara kelembapan udara turun menjadi 43 persen.
Pada malam hari, cuaca diprakirakan cerah dengan suhu 28 derajat Celsius.
Angin bertiup dari timur laut dengan kecepatan 8,2 kilometer per jam dan kelembapan 72 persen.
Sementara itu, pada dini hari, suhu diperkirakan mencapai 29 derajat Celsius.
Angin bertiup dari tenggara dengan kecepatan 6,6 kilometer per jam dan kelembapan udara 58 persen.
Berdasarkan pantauan cuaca secara visual yang tercantum dalam laporan BPBD, kondisi cerah berawan terpantau di empat wilayah, yakni Bojonegoro kota, selatan, timur dan barat.
Masyarakat dihimbau tetap memperhatikan perubahan kondisi cuaca saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika terjadi perubahan kecepatan angin maupun suhu udara.
Selain informasi cuaca, laporan harian BPBD Kabupaten Bojonegoro mencatat lima kejadian kebakaran di sejumlah lokasi.
Berikut rincian lokasi kejadian berdasarkan laporan yang disampaikan:
Kelurahan Banjarjo, Kecamatan Bojonegoro: kebakaran rumah di RT 04 RW 01.
Desa Sukowati, Kecamatan Kapas: kebakaran sampah daun kering di RT 10 RW 02.
Desa Plesungan, Kecamatan Kapas: kebakaran rumah dan kandang di RT 13 RW 02.
Desa Sumberrejo Kidul, Kecamatan Sukosewu: kebakaran rumpun bambu di RT 04 RW 01.
Kelurahan Sumbang, kawasan Polim Regency, Kecamatan Bojonegoro: kebakaran rumah di RT 29 RW 06, sebagaimana tercantum dalam laporan BPBD.
Rangkaian kejadian tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, baik di lingkungan permukiman maupun area terbuka.
Warga diimbau memastikan sumber api terkendali, tidak membakar sampah sembarangan, serta memeriksa instalasi listrik dan peralatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Informasi mengenai penyebab, dampak, kerugian dan penanganan masing-masing kejadian belum dirinci dalam laporan harian yang menjadi sumber berita ini.
Di sisi lain, hasil pemantauan tinggi muka air (TMA) Sungai Bengawan Solo menunjukkan angka 6,00 meter dengan status normal dan tren stabil.
Data tersebut bersumber dari Perusahaan Umum Jasa Tirta I, Divisi Jasa ASA III Bengawan Solo, sebagaimana dicantumkan dalam laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Bojonegoro.
Meski status sungai tercatat normal, masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai tetap perlu mengikuti informasi resmi apabila terjadi perubahan debit atau kondisi cuaca.
Warga Diminta Tetap Waspada
Kondisi cuaca cerah tidak menghilangkan kebutuhan untuk mengantisipasi potensi kejadian darurat.
Masyarakat diharapkan menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber api dan segera melaporkan kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Informasi lebih lanjut mengenai kondisi cuaca dan kejadian kebencanaan dapat dipantau melalui kanal resmi BPBD Kabupaten Bojonegoro.
Laporan harian tersebut menjadi salah satu bahan pemantauan kondisi wilayah, mulai dari perkembangan cuaca, kejadian kebakaran, hingga kondisi tinggi muka air Bengawan Solo. (aj)












