Beranda Politik Musyda BM PAN Bojonegoro Jadi Momentum Kebangkitan Kader Muda

Musyda BM PAN Bojonegoro Jadi Momentum Kebangkitan Kader Muda

IMG 20260518 WA0010

BOJONEGORO – Semangat kader muda Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bojonegoro terlihat membara dalam gelaran Musyawarah Daerah (Musyda) VI Barisan Muda (BM) PAN yang berlangsung di Kantor Sekretariat DPD PAN Bojonegoro, Minggu (17/05/2026).

Mengangkat tema “Memperkuat Kontribusi Generasi Muda Dalam Menjaga Kedaulatan Pangan”, kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi kader muda PAN untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus mempertegas peran generasi muda dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Acara itu dihadiri Sekretaris DPW PAN Jawa Timur Abdullah A.H., Ketua DPD PAN Bojonegoro Lasuri, S.H., M.H., Ketua BM PAN Bojonegoro Moch. Choirul Anam, S.Pd., M.A.P., jajaran ketua BM PAN dari Bojonegoro dan Tuban, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Suasana Musyda berlangsung hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat semangat kebersamaan.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi sekaligus konsolidasi kader muda PAN di wilayah Bojonegoro dan Tuban.

Ketua BM PAN Bojonegoro Moch. Choirul Anam mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme kader yang hadir mengikuti Musyda VI tersebut.

Ia menegaskan bahwa keterbatasan fasilitas bukan alasan untuk mengurangi semangat perjuangan kader muda PAN.

Menurutnya, kader PAN harus memiliki mental kuat dan siap menghadapi berbagai tantangan demi membesarkan partai dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

“Kondisi sederhana bukan hambatan untuk tetap bergerak. Semangat kader muda PAN harus tetap menyala demi perjuangan bersama,” ujarnya.

Choirul Anam juga optimistis PAN mampu menjadi kekuatan besar di tingkat nasional apabila seluruh kader tetap kompak, aktif turun ke masyarakat, dan terus membangun solidaritas organisasi.

Ia menilai keberadaan BM PAN memiliki peran penting sebagai motor penggerak generasi muda dalam menyampaikan gagasan, inovasi, dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Jawa Timur Abdullah A.H. menjelaskan bahwa BM PAN lahir dengan filosofi perjuangan yang kuat, yakni membangun barisan kader muda yang solid, loyal dan terorganisir.

Menurut Abdullah, semangat itu sejalan dengan nilai dalam Surat As-Saff ayat 4 yang menggambarkan pentingnya kekompakan dan kekuatan barisan dalam perjuangan.

“BM PAN harus menjadi organisasi yang terarah, solid, dan memiliki semangat perjuangan yang kuat dalam mengawal amanat partai,” terangnya.

Dia juga mengingatkan sejarah lahirnya PAN dan BM PAN yang sama-sama berdiri pada 23 Agustus 1998.

Menurutnya, sejak awal reformasi, PAN telah menyadari pentingnya organisasi kepemudaan sebagai kekuatan penggerak partai.

Di kesempatan yang sama, Ketua DPD PAN Bojonegoro Lasuri secara resmi membuka Musyawarah Daerah VI BM PAN Bojonegoro.

Dirinya berharap forum tersebut mampu menghasilkan keputusan terbaik demi kemajuan organisasi dan memperkuat kontribusi kader muda PAN di tengah masyarakat.

“Semoga Musyda ini berjalan lancar, membawa manfaat, dan memperkuat kebersamaan seluruh kader BM PAN Bojonegoro,” kata Lasuri.

Melalui Musyda VI ini, BM PAN Bojonegoro diharapkan semakin solid dalam memperkuat peran generasi muda, khususnya dalam mendukung program kedaulatan pangan serta menjaga semangat perjuangan organisasi di tengah dinamika masyarakat. (aj)