BOJONEGORO – Upaya membangun kedekatan antara Polisi dan masyarakat Bojonegoro terus dilakukan dengan cara yang humanis dan menyenangkan.
Salah satunya melalui program Polisi Sahabat Anak yang digelar oleh jajaran Polsek Balen di halaman Pos PAUD Desa Kabunan, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Senin pagi (06/04/2026).
Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi anak-anak usia dini.
Mereka tampak antusias berinteraksi langsung dengan Polisi tanpa rasa takut.
Suasana penuh keceriaan pun tercipta, sekaligus menjadi sarana edukasi yang efektif sejak usia dini.
Program Polisi Sahabat Anak yang diinisiasi Unit Binmas Polsek Balen ini bertujuan untuk menghilangkan stigma takut terhadap Polisi di kalangan anak-anak.
Sebaliknya, Polisi dikenalkan sebagai sosok yang ramah, pelindung dan sahabat masyarakat.
Ps. Kanit Binmas Polsek Balen, Aiptu Agus Subagyo, bersama Ps. KSPK Aiptu Ardianto dan Bhabinkamtibmas Aipda Anang, turun langsung mendampingi kegiatan tersebut.
Mereka berharap, melalui pendekatan ini, anak-anak dapat tumbuh dengan karakter positif dan kedisiplinan sejak dini.
“Kami ingin anak-anak tidak takut dengan Polisi. Justru sebaliknya, Polisi adalah sahabat mereka yang selalu hadir untuk melindungi dan melayani masyarakat,” ujar Aiptu Agus.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak PAUD mendapatkan edukasi ringan namun penting tentang tata tertib berlalu lintas.
Aiptu Ardianto mengenalkan berbagai rambu-rambu lalu lintas dengan cara yang mudah dipahami, sementara Aipda Anang menjelaskan tugas-tugas Polisi secara sederhana.
Anak-anak diajak memahami aturan dasar di jalan raya, baik sebagai pejalan kaki maupun pengguna kendaraan.
Metode penyampaian yang interaktif membuat mereka lebih cepat menangkap materi sekaligus menikmatinya.
Sementara, Kapolsek Balen, AKP Sri Windiarto, S.H., menegaskan bahwa kegiatan menyapa anak merupakan strategi efektif untuk membangun kedekatan Polri dengan masyarakat.
Menurutnya, edukasi sejak dini sangat penting untuk membentuk generasi yang disiplin, patuh kepada orang tua, serta sadar akan aturan.
“Menyapa anak adalah salah satu cara mendekatkan Polri dengan masyarakat, sekaligus memberikan edukasi agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang disiplin dan taat aturan,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan ke depan tercipta hubungan yang harmonis antara Polisi dan masyarakat, dimulai dari anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. (aj)

























