BOJONEGORO – Siapa bilang ekonomi sulit jadi penghalang buat raih gelar sarjana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali membuktikan komitmennya dalam memajukan pendidikan lewat program Beasiswa Keluarga Miskin.
Langkah keren ini diambil untuk memastikan tidak ada anak muda berbakat di Bojonegoro yang putus sekolah hanya karena kendala biaya.
Program ini dirancang khusus untuk mahasiswa jenjang S1 atau D4 yang sedang menempuh studi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang berlokasi di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Dengan target kuota yang cukup besar, yakni 10 mahasiswa per desa setiap tahunnya, peluang kamu untuk lolos sangatlah terbuka lebar.
Buat kamu yang ingin daftar, yuk simak poin-poin penting berikut ini agar persiapanmu makin matang.
Kamu harus terdaftar sebagai mahasiswa S1/D4 di PTN atau PTS yang ada di Bojonegoro dengan akreditasi program studi minimal B.
Pastikan usia kamu maksimal 20 tahun saat pertama kali diterima sebagai mahasiswa.
Program ini dikhususkan bagi keluarga yang terdaftar dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) atau Damisda.
Bagi yang sudah kuliah, wajib menjaga Indeks Prestasi Semester (IPS) minimal 2,75.
Bagi lulusan baru SMA/sederajat, seleksi akan mempertimbangkan nilai rata-rata ujian akhir dengan sistem ranking tertinggi di desa masing-masing.
Kamu tidak boleh sedang menerima beasiswa dari sumber lain (seperti KIP-K atau beasiswa swasta lainnya).
Selain bantuan biaya kuliah rutin, Pemkab Bojonegoro juga memberikan perhatian pada fase krusial mahasiswa, yaitu Beasiswa Tugas Akhir.
Ini tentu jadi angin segar buat kamu yang sedang berjuang menyelesaikan skripsi agar tidak pusing memikirkan biaya riset atau penyusunan dokumen.
Untuk informasi lebih lanjut dan proses pendaftaran, kamu bisa langsung meluncur ke situs resmi Pemkab Bojonegoro di https://bojonegorokab.go.id.
Jadi, tunggu apa lagi, manfaatkan kesempatan emas ini dan buktikan kalau anak desa juga bisa jadi sarjana. (aj)
























