BOJONEGORO – Komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa kembali ditunjukkan melalui peresmian Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (8/2/2026).
Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Hj. Farida Farichah, M.Si., yang didampingi Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, S.T., serta jajaran Forkopimda dan Forkopimcam.
Keberadaan KDKMP di Desa Ngraseh menjadi langkah strategis dalam penguatan ekonomi desa, sekaligus menandai upaya konkret pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal, khususnya di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Dalam sambutannya, Wamenkop RI Hj. Farida Farichah mengungkapkan rasa bangga karena peresmian KDKMP di Desa Ngraseh merupakan peresmian pertama yang ia lakukan secara langsung sejak menjabat.
“Saya sangat bangga melihat kesiapan dan keseriusan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Ngraseh. Lokasinya strategis dan potensinya besar untuk menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Ia optimistis, KDKMP Desa Ngraseh mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi rakyat dari desa.
“Koperasi desa adalah instrumen penting untuk memperkuat kemandirian ekonomi, memperpendek rantai distribusi, serta menjadi wadah kolaborasi usaha masyarakat berbasis potensi lokal,” tegas Wamenkop RI.
Sementara itu, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, S.T., menyampaikan bahwa pembangunan KDKMP di Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan progres signifikan.
“Hingga saat ini, total ada 368 titik KDKMP yang telah dikerjakan. Sebanyak 15 gedung sudah rampung 100 persen, dan peresmiannya akan dilakukan secara bertahap di setiap lokasi,” jelasnya.
Dia berharap, KDKMP sebagai program strategis nasional dapat menjadi pilar penguatan ekonomi desa sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Semoga koperasi ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Ngraseh, Maftukhin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat.
Dirinya menyebut, KDKMP Desa Ngraseh kini dijadikan contoh bagi desa-desa lain di Bojonegoro.
Menurutnya, koperasi tersebut akan difokuskan pada pembiayaan dan fasilitas pendukung sektor pertanian, mengingat mayoritas warga Desa Ngraseh berprofesi sebagai petani.
“Potensi utama desa kami adalah pertanian. Karena itu, KDKMP ini akan kami kembangkan untuk mendukung kebutuhan petani, mulai dari sarana produksi hingga penguatan usaha,” ujarnya.
Peresmian KDKMP Desa Ngraseh ini menjadi tonggak awal pengembangan koperasi desa di Kabupaten Bojonegoro, sekaligus diharapkan menjadi model percontohan dalam membangun ekonomi kerakyatan yang mandiri, berdaulat, dan berkelanjutan. (aj)

























