LAMONGAN — Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung peningkatan kualitas generasi muda terus ditunjukkan secara nyata di lapangan.
Salah satunya melalui pengawalan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi bagian dari program nasional peningkatan sumber daya manusia.
Sebagai bentuk dukungan tersebut, Danramil 0812/06 Ngimbang, Kapten Inf Mustoha, turun langsung melakukan peninjauan sekaligus sosialisasi di Dapur MBG Dusun Duren, Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana dapur, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat dan pengelola dapur terkait standar operasional pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah.
Program MBG tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan, tetapi juga menitikberatkan pada kualitas gizi, keamanan pangan, serta ketepatan distribusi.
Dalam arahannya, Kapten Inf Mustoha menegaskan bahwa keberhasilan program MBG sangat bergantung pada kedisiplinan pengelola dapur dalam menjaga mutu bahan pangan dan kebersihan selama proses pengolahan.
Ia menyoroti sejumlah aspek krusial yang harus menjadi perhatian bersama, mulai dari kualitas bahan baku, sanitasi dapur, hingga ketepatan sasaran penerima manfaat.
“Kualitas bahan pangan harus benar-benar diperhatikan. Pastikan bahan yang digunakan segar dan layak konsumsi. Kebersihan dapur dan peralatan juga wajib dijaga agar makanan yang dihasilkan sehat dan aman bagi anak-anak,” tegas Kapten Mustoha.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya ketepatan waktu distribusi.
Menurutnya, makanan bergizi harus sampai kepada siswa sesuai jadwal, dengan kandungan gizi seimbang sebagaimana standar yang telah ditetapkan pemerintah.
“Program Makan Bergizi Gratis ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa. Anak-anak yang sehat dan tercukupi gizinya akan menjadi generasi emas. Kami dari Koramil Ngimbang berkomitmen mengawal program ini agar berjalan optimal, higienis, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Keberadaan Dapur MBG di Dusun Duren disambut positif oleh masyarakat setempat.
Selain memberikan manfaat langsung bagi peningkatan gizi anak sekolah, program ini juga diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian desa, melalui pemanfaatan bahan pangan lokal hasil pertanian warga sekitar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perangkat Desa Lawak, tokoh masyarakat, serta para pengelola dapur MBG.
Mereka menerima arahan teknis terkait pengelolaan dapur dan penyusunan menu sehat agar program MBG dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak di wilayah Kecamatan Ngimbang. (as)
























